DURI, RIAU24JAM.COM – Kasus nasabah diduga kehilangan tabungan di Bank kembali terjadi. Kali ini, kejadian itu menimpa Linda salah satu nasabah Bank Pembangunan Daerah PT Bank Riau Kepri cabang Duri.
Linda mengaku telah kehilangan saldo tabungannya senilai Rp 3,4 juta. Hal ini diketahui saat ia akan menarik uang di ATM pada Sabtu 19 Februari 2022 bulan lalu.
Ketika itu ia mendapati saldo rekening yang dimilikinya hanya tersisa Rp 37.683.
Hari ini Senin (14/3/2022) dia melaporkan hal tersebut ke customer service di kantor Bank Riau Capem Duri dan meminta agar laporan transaksi atas rekeningnya dicetak.
Dalam laporan transaksi yang dikeluarkan Bank Riau Capem Duri itu disebutkan bahwa pada Sabtu, 19 Februari 2022, tepatnya pukul 22.11 WIB, terdapat mutasi dari rekening Linda senilai Rp 3,4 juta.
Soal ini, Linda menegaskan bahwa ada pemotongan dari Bank Riau Kepri transaksi mutasi tersebut.
Linda mengaku, pada Sabtu 19 Februari 2022, tepatnya pukul 22.11 wib dirinya menyuruh suami ambil uang untuk keperluan belanja.
Dengan kondisi jauh dari Kota Duri, tinggal di Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis. Dan Linda bekerja di salah satu Puskesmas di Serai Wangi.
“Emang saya ada Pinjaman Dana dengan dipotong gaji tiap bulannya di Bank Riau tapi kenapa di bulan Januari 2022 ada pemotongan 2 kali dan di bulan Februari 2022 dan di bulan Maret ini ada lagi pemotongan dengan jumlah yang sama. Dulu tak pernah seperti ini,” ucapnya kepada Riau24jam.com.
Setelah ditelusuri lebih jauh, didapatkan informasi bahwa rekening dana senilai Rp 3,4juta di potong lagi. Dan saldo rekening di ATM dan rekening koran berbeda.
“Saya meminta petugas CS untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap transaksi tersebut untuk mengetahui di mana dan kenapa ada pemotongan berkali-kali,” kata Linda.
Mengenai hal ini, salah satu Pegawai Bank Riau, Dedi di bagian Kredit mengatakan bahwa uang sejumlah Rp 3,4 juta terblokir dan akan kembali lagi.
Hingga berita ini dirilis atau diterbitkan, nasabah Linda belum puas atas penjelasan pihak Bank Riau tersebut.
“Kok bisa Uang Nasabah diambil sesuka hati oleh pihak Bank Riau, dengan alasan pemblokiran uang nasabah,” pungkas Linda mengaku kecewa.










Kolom Komentar post