MANDAU, RIAU24JAM.COM – Menjelang momentum sakral peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Mandau Tahun 2026 resmi dikukuhkan, Jumat (14/8/2026).
Para pelajar terpilih dari sejumlah sekolah tingkat SMA sederajat se-Kecamatan Mandau itu kini memikul tugas sekaligus kehormatan untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026 di halaman Kantor Camat Mandau.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, unsur Forkopimcam Mandau, Sekretaris Kecamatan Mandau, Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau, para lurah dan kepala desa, kepala UPT se-Kecamatan Mandau, para kepala seksi dan kasubbag Kantor Camat Mandau, serta orang tua dan wali anggota Paskibraka.
Pengukuhan diawali dengan pembacaan sumpah dan janji Paskibraka yang dipimpin langsung Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., selaku inspektur upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan lencana Paskibraka dan pengikatan kendit sebagai simbol bahwa para anggota Paskibraka secara resmi telah dikukuhkan dan siap menjalankan amanah negara dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih.
Di balik seragam putih yang dikenakan, terdapat tanggung jawab yang tidak ringan. Mereka bukan sekadar menjalankan formasi barisan dan gerakan seremonial, melainkan menjadi representasi generasi muda yang dipercaya menjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih pada momentum kemerdekaan.
Camat Mandau Riki Rihardi menegaskan, pengukuhan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang harus dijalankan dengan disiplin, ketulusan dan kesungguhan.
“Anak-anak Paskibraka Kecamatan Mandau adalah kebanggaan kami dan kebanggaan seluruh masyarakat Mandau. Karena itu, tiga hari ke depan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Berjibakulah dalam latihan, tingkatkan disiplin, gunakan seluruh potensi yang dimiliki, dan jalankan setiap tahapan dengan semangat serta niat yang tulus,” tegas Riki.
Menurutnya, tugas Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan teknis pengibaran bendera, tetapi juga menyangkut kehormatan sebuah simbol negara yang memiliki makna historis dan emosional bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Yang kalian bawa bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Di balik Sang Merah Putih ada sejarah, perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa. Karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan,” ujarnya.
Riki juga menyampaikan bahwa masyarakat Kecamatan Mandau menaruh harapan besar kepada para anggota Paskibraka yang telah terpilih.
“Masyarakat Mandau menunggu dan ingin melihat Sang Merah Putih berkibar dengan gagah di halaman Kantor Camat Mandau pada 17 Agustus nanti. Jadikan harapan masyarakat itu sebagai energi untuk memberikan penampilan terbaik,” katanya.
Ia berharap seluruh anggota Paskibraka mampu menjaga kekompakan, disiplin dan konsentrasi hingga pelaksanaan upacara nanti.
“Jangan anggap tugas ini hanya sebagai kewajiban. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga, sekaligus bentuk pengabdian kecil kalian kepada bangsa dan daerah. Bekerjalah dengan hati, berlatih dengan sungguh-sungguh, dan tunaikan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Riki.
Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kecamatan Mandau Tahun 2026, hitungan menuju 17 Agustus bukan lagi sekadar kalender. Ia menjadi persiapan menuju sebuah momentum ketika langkah para pelajar muda itu akan bertemu dengan Sang Merah Putih—mengangkat kehormatan, sejarah dan rasa kebangsaan di hadapan masyarakat Mandau.(*)









Kolom Komentar post