MANDAU, RIAU24JAM.COM – Komitmen mendukung program Swasembada Pangan Nasional tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga lewat aksi nyata di lapangan. Semangat itu tampak dalam kegiatan pengelolaan lahan jagung yang digelar di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Polsek Mandau Polres Bengkalis, Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Brigadir Maula S., kelompok masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pemilik lahan perkebunan. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi wujud sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.I.K., M.A. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam pengelolaan lahan pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan nasional. Karena itu, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung setiap program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan lahan produktif untuk budidaya jagung,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, pengelolaan lahan jagung di Desa Bathin Betuah diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong dan membangun kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga ketahanan pangan.
“Keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia secara optimal, kita tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat,” tambahnya.
Melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan masyarakat, program pengelolaan lahan jagung ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung visi pemerintah mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.**










Kolom Komentar post