Duri, Riau24jam.com – Malang tak dapat ditolak, mikir tak dapat diraih, itulah kiranya pribahasa yang tepat ditujukan bagi sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25 Kecamatan Mandau, Bengkalis usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diantar oleh mitra Badan Gizi Nasional (BGN), Senin (6/10/2025) siang.
Kelima siswa kelas III itu diduga keracunan dan dilarikan ke UGD Klinik Hang Tuah dan dilanjutkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau guna mendapatkan perawatan. Beruntung, tak setelah Menjalani pemeriksaan, kelimanya diperbolehkan pulang.
Hal tersebut dibenarkan Kepala SDN 25 Mandau, Zabinar saat dikonfirmasi, Kamis (9/10/25). Menurutnya, kejadian itu terjadi setelah lepas tengah hari sekira pukul 14.30 WIB. Setelah siswa melahap hidangan didalam omprengan, salah satu siswa mengaku mual dan muntah dan disusul empat siswa lainnya.
Usai dilakukan pemeriksaan didampingi guru lainnya, terang Zabinar, kelima siswa diperbolehkan pulang. Namun setelah beberapa waktu berselang, salah satu siswa kembali mengalami demam dan mual. Namun, dilakukan pengecekan medis, ternyata siswa ini juga memiliki riwayat penyakit asam lambung.
“Kalau dikatakan keracunan, saya juga tidak yakin, karena kenapa tidak ratusan siswa lain juga mengalami hal serupa,”ungkapnya.
Jadi, tambah Zabinar, pihak meminta agar hal tersebut tidak dibesar besarkan hingga dapat mengganggu jalannya Program Pemerintah.
“Sebelum hidangan ini datang, guru penerima juga sudah mencoba, tapi aman saja, enak lagi pengakuan guru guru ini,”ucapnya.
Mitra dapur BGN, Darwin selaku penyalur hidangan MBG itu saat dikirimi pesan singkat sebagai usaha konfirmasi, Kamis (9/10/25) tak kunjung berbalas.
Terpisah, Kordinator Kecamatan (Korcam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mandau, Hifzil Maulana saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan akan kasus tersebut.
“Maaf, kami tidak berkompeten memberikan keterangan,”jawabnya singkat.***








Kolom Komentar post