DURI, RIAU24JAM.COM – Seekor gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) betina beserta bayi dalam kandungannya ditemukan dalam keadaan mati di Km 48, Koto Pait Beringin, Dusun Pematang Gonting, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis – Riau, Rabu (25/5) sekira pukul 12.12 WIB.
Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko, SIK melalui Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika mengatakan, temuan gajah tersebut berada di kawasan areal kebun akasia PT. Arara Abadi, Dusun Kayu Api.
“Saat ditemukan, gajah tersebut sudah mati dengan posisi terbaring. Dan mulut gajah sudah mengeluarkan darah,” kata Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika, Kamis (26/5) kepada Riau24jam.com.
Kapolsek Pinggir menjelaskan, informasi kematian gajah tersebut pertama kali diketahui dari salah seorang pekerja yang saat itu akan pulang ke rumahnya di Desa Koto Pait Beringin.

“Selanjutnya Team Rimba Satwa Foundation (RSF) menginfokan ke petugas BBKSDA Riau, dan kemudian tim gabungan melakukan penyisiran di seputaran TKP guna mengetahui penyebab matinya gajah tersebut,” kata Kapolsek Pinggir.
Lalu, BBKSDA Riau menurunkan Tim medis serta Polisi Kehutanan menuju lokasi untuk melakukan nekropsi didampingi dokter hewan dari Kesehatan Hewan Duri.
“Penyebab kematian Gajah belum dapat dipastikan, tetapi dari mulut dan anusnya keluar darah. Diperkirakan Gajah betina tersebut berumur sekitar 25 tahun. Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa Gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya,” terangnya.
Tim mengambil sample hati, dinding usus, paru, dan kotoran Gajah tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Dengan bantuan alat berat konsesi Tim menguburkan bangkai Gajah di lokasi.
“Sampel bagian organ gajah tersebut akan segera dikirim ke Balai Verteriner, Bukittinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut,” pungkasnya. (Rb)








Kolom Komentar post