MANDAU, RIAU24JAM.COM – Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) Arafah mengadakan acara peringatan Nuzulul Qur’an pada 17 Ramadhan 1443 H, yang bersempena dengan kegiatan Safari Ramadhan Bupati Bengkalis Kasmarni di Kecamatan Mandau, Senin (18/4).
Dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Duri ini, Dewan Kemakmuran Masjid Besar Arafah Duri mendatangkan Ustadz Abdil Mahadir Ritonga dari Medan, Sumatera Utara.
Sebelum mendengarkan siraman rohani, kegiatan safari diawali dengan shalat Isya berjamaah, shalat Sunnah Tarawih, dan Witir, kemudian dilanjutkan dengan mempersembahkan Al-Qur’an kepada Camat Mandau, Pinggir dan Bathin Solapan, pujian santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim, serta musik pemenang lomba Musabaqoh Hifdzil Qur’an.
Camat Mandau Riki Rihardi yang juga sebagai Ketua DKMB Arafah mengucapkan selamat datang kepada Ustad Abdil Muhadir Ritonga yang telah jauh-jauh datang memenuhi undangan ke Duri – Mandau.
“Harapan kita pada peringatan Nuzulul Quran ini menjadi salah satu bentuk kecintaan kita dalam membaca dan mempelajari Alquran, serta kami juga berharap peringatan ini sebagai langkah awal kita untuk mulai mengikuti hal-hal baik yang terkandung dalam Alquran,” ujar Riki Rihardi.
Bupati Bengkalis Kasmarni dalam sambutannya mengatakan bahwa Kitab Suci Al-Qur’an adalah himpunan penuntun umat. Karena itu, dengan peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Besar Arafah diharapkan jemaah semakin termotivasi untuk beribadah kepada Allah SWT.
“Ada 2 tujuan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an yang kita laksanakan di Ramadhan kali ini, yang pertama yaitu menjadikan Nuzulul Qur’an sebagai intropeksi, maksudnya sebagai bahan renungan untuk kita bersama, sudah sejauh mana kita membaca, menghafal dan mengamalkan didalam kehidupan kita masing-masing, serta yang kedua ialah sebagai introspective, maksudnya dengan Nuzulul Qur’an ini bagaimana kita dapat membangun kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat,” ungkap Bupati Bengkalis Kasmarni.
Kemudian Bupati Bengkalis dihadapan ratusan masyarakat yang datang ke Masjid Besar Arafah memaparkan delapan program unggulan yang saat ini telah dituntaskan.
Selain itu, Kepala Daerah Bengkalis juga menjelaskan kepada masyarakat terkait izin penggunaan kawasan termasuk hutan lindung, yang beberapa waktu lalu telah disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Ibu Siti Nurbaya.
Jadi, kami menyampaikan keluhan masyarakat Kabupaten Bengkalis selama ini, dimulai dari izin penggunaan kawasan hutan lindung, pembangunan ruas Jalan Lingkar Duri Barat yang bersinggungan dengan kawasan SM Balai Raja, Dusun Bagan Benio yang masuk dalam kawasan suaka Giam Siak Kecil, memperluas TPA di Desa Sebangar, dan percepatan implementasi perhutanan sosial,” ujar Kasmarni.
Dan Alhamdulillah, lanjut Bupati, Ibu menyambut baik dan akan segera menyambut Menterinya, bahkan tahun 2022, Kabupaten Bengkalis mendapatkan alokasi hak masyarakat seluas 191.222 hektar untuk akses perhutanan sosial.
“Untuk itu, mohon doa dan dukungannya dari seluruh elemen masyarakat , semoga apa yang diperjuangkan dapat berdampak positif dalam mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Ikut mendampingi Bupati Bengkalis Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Hasan Nul Hakim, Anggota DPRD Bengkalis Hendri, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten di Lingkungan Sekretariat Daerah Bengkalis, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Direktur PDAM Tirta Terubuk Jufrizal, Tenaga Ahli Bupati Suparjo, Isa Selamat dan H. Mustafa Kamal.







Kolom Komentar post