DURI, RIAU24JAM.COM – Jalan lurus dan mulus di Jalan Jenderal Soedirman dan Jalan Hangtuah, Simpang Garoga, Duri, kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis ternyata menjadi lokasi favorit pembalap liar di Duri – Riau.

Pembalap jalan itu memacu kendaraannya super kencang, dengan suara bising kenalpot racing (Brong). Kondisi ini mengganggu kenyamanan warga sekitar. Tidak hanya itu, pengguna jalan juga khawatir karena keselamatannya terancam.
Keresahan warga bukan tanpa alasan. Pasalnya, aksi balap liar yang dilakukan kerap kali mengancam keselamatan warga. Terlebih saat melakukan aksi balapan, kendaraan yang digunakan banyak tidak dilengkapi dengan lampu penerangan.

Berdasarkan pantauan team Riau24jam.com dan informasi dari sejumlah warga sekitar, aksi balapan ramai dilakukan di atas pukul 00.10 WIB dan tidak memiliki jadwal khusus. Semakin malam, gerombolan pemuda semakin ramai di sepanjang ruas jalan itu, khususnya di depan Bank BCA Jalan Soedirman dan di ruas Jalan Hangtuah, tepatnya di dekat lampu lalu lintas (lampu Apill) Simpang Garoga – Duri.
Salah satu pengendara, Idil (34) yang juga tinggal tidak jauh dari lokasi mengatakan, berkali-kali ia nyaris tertabrak oleh pelaku balap liar saat mengendarai sepeda motor melintasi lokasi tersebut.
“Tadi hampir saja terjadi lagi. Saya hampir tertabrak mereka saat melakukan aksi balapan,” ucapnya, Selasa (3/4) sekira pukul 01.20 WIB.

Dikatakan, aksi pelaku sudah di luar batas kesabaran warga. Pasalnya, selain meresahkan pengguna jalan, aksi itu juga memicu rusaknya generasi muda. Tidak jarang remaja yang kebanyakan masih berstatus pelajar di sekitar lokasi terpancing untuk menyaksikan balapan.
“Jika tidak ada tindakan tegas dari aparat yang berwenang, maka pelaku balap liar ini akan semakin bertambah dan meresahkan orang tua yang memiliki anak masih berusia remaja,” ungkap Idil.

Aksi balap liar itu, sebelumnya telah diinformasikan beberapa awak media ke jajaran polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Dibubungi lewat telepon selularnya, Kasatlantas AKP. Kaliman Siregar lewat Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Ipda. Yopie Ferdian mengaku langsung berkoordinasi dengan tim piket di kantor Satlantas 125 Duri.

“Sudah kita koordinasikan dengan petugas piket, sabar ya,” kata Ipda. Yopie sekira pukul 00.45 WIB.
Dari pantauan di lokasi, aksi balapan liar itu masih terus berlangsung hingga sekira pukul 03.00 WIB dan sangat mengundang keresahan mendalam di tengah-tengah masyarakat.(*)
Rb








Kolom Komentar post