PEKANBARU, RIAU24JAM.COM – Tawa anak-anak memecah suasana di Kantor Nuri, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Di balik senyum yang sesekali diselingi raut tegang menanti giliran, puluhan bocah itu tengah menapaki salah satu fase penting dalam perjalanan hidup mereka: khitan.
Momentum sederhana itu menjadi lebih bermakna ketika PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadirkan aksi sosial bertajuk “Bersama Kita Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan.” Bagi PHR, menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya diwujudkan melalui keberlanjutan operasi di lapangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat yang tumbuh berdampingan dengan wilayah operasinya.
Di wilayah Minas, sebanyak 40 anak dari berbagai desa mengikuti khitan massal dengan penuh antusias. Kehadiran mereka menghadirkan kehangatan tersendiri bagi para pekerja PHR yang secara sukarela menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Semangat berbagi itu juga mengalir hingga Wilayah Duri. Sebanyak 20 anak mengikuti khitan massal, terdiri atas 12 anak dari kawasan Gabus, Wonosobo, dan Harapan Baru, serta delapan anak dari sekitar area Kulin TS-1. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.
Sementara di Wilayah Libo, kegiatan dikemas dalam tajuk “Khitan Ceria 2026: Berani dan Penuh Senyum Menuju Generasi Sehat dan Berakhlak.” Sebanyak 25 anak menjadi penerima manfaat. Sebelas anak telah mengikuti khitan pada 28 Juni, sementara 14 anak lainnya dijadwalkan pada 5 Juli 2026.
Keberhasilan kegiatan di Libo merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen, mulai dari Badan Dakwah Islam (BDI) PHR, Masjid Al-Mujahidin Libo, Energi Kebaikan Rokan (EKR) hingga Klinik AHT, yang bersama-sama menghadirkan layanan kesehatan sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial.
Pjs. General Manager Zona Rokan, Pramudya Agus Harlianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pekerja PHR terhadap masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas operasi perusahaan.
“Kami sangat mengharapkan doa dari masyarakat agar operasi Rokan berjalan lancar, aman, dan sehat. Kesuksesan kami adalah kesuksesan bersama,” ujar Pramudya.
Komitmen sosial PHR pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Camat Minas, Nurfa Octolita, menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PHR. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak bidang yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kebahagiaan anak-anak dan orang tua semakin lengkap. Selain memperoleh layanan khitan yang higienis dan profesional, setiap peserta juga menerima paket sembako, perlengkapan sekolah, serta uang saku sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari para pekerja PHR.
Melalui langkah-langkah sederhana yang sarat makna, PHR menunjukkan bahwa energi yang dihasilkan dari Blok Rokan bukan hanya menggerakkan perekonomian nasional, tetapi juga menghadirkan energi kebaikan yang menguatkan ikatan sosial, menumbuhkan kepedulian, dan menebarkan harapan bagi generasi masa depan. Sebab bagi PHR, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari capaian produksi, melainkan juga dari jejak manfaat yang dirasakan masyarakat di sekitarnya.**
Tentang PHR Zona Rokan
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.
Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.
Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.








Kolom Komentar post