DURI, RIAU24JAM.COM – A.F Imade Zaxay selaku Koordinator Isu Aliansi mahasiswa kesehatan Riau (IAMKR) meminta seluruh Bupati/wali kota Se-Provinsi Riau melakukan evaluasi mendasar dan menyeluruh terhadap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten maupun Kota untuk bergerak lebih serius dalam penanganan COVID-19.
“Butuh akselerasi-akselerasi. Dinas Kesehatan bergerak, saya lihat sangat lambat bergeraknya, harusnya bisa bergerak cepat ya untuk melakukan tracing, tracking dan treatment,” kata Imade pada kamis (29/04 /2021).
“Yang jelas kami sangat kecewa dengan naikknya angka penderita Covid-19 bahkan mencapai angka tertinggi di Sumatera”.
Imade menyebut Pemprov Riau butuh tenaga medis yang memiliki jiwa petarung, terutama di masa pandemi yang masih berlangsung ini.
“Saya minta Dinkes kab/Kota, nggak bisa lama-lama, koordinasi dipercepat, semuanya dipercepat sekarang. Hitungannya ini nyawa manusia, lalai sedikit saja nyawa manusia terbang sekarang itu,” sebut Imade selaku Koordinator isu aliansi mahasiswa kesehatan.
“Kita lalai saja untuk menjalankan sesuatu yang seharusnya bisa cepat, entah itu kebijakan untuk isolasi, kebijakan untuk pemantauan, atau pengawasan, kita lalai sedikit saja, nyawa bisa melayang. Jadi saya tidak pernah bosan menyampaikan, jiwa petarung yang dibutuhkan di sini,” tambah Imade menegaskan.
bagusnya dari dinkes sampai ke puskesmas siap bersedia melakukan edukasi rutin, jangan hanya terfokus ke pengobatan dan pengendalian saja, tapi fokuskan juga ke pencegahan yang masif sampai kedaerah daerah.
Imade juga mendukung seluruh program” Dinkes Kab/ kota untuk penanganan dan pemutusan mata rantai Covid-19 Dan semoga seluruh Tenaga Kesehatan yang bekerja Hari ini Semoga di berikan Kesehatan dan tetap safety.
“Saya menganggap COVID-19 ini masih panjang, kita tidak tau kapan berakhirnya, tetap menjalankan prokes selama wabah Covid 19 ini masih ada.









Kolom Komentar post