MANDAU, RIAU24JAM.COM — Semangat pengabdian dan persaudaraan mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Kecamatan Mandau. Pemerintah Kecamatan Mandau bersama Kwartir Ranting (Kwarran) 040403 Mandau menggelar upacara peringatan di halaman Kantor Camat Mandau, Selasa (18/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para anggota Gerakan Pramuka dari berbagai gugus depan sekolah se-Kecamatan Mandau. Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara.
Momentum Hari Pramuka tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi ruang untuk meneguhkan kembali nilai pengabdian, kedisiplinan, persaudaraan, serta semangat kebangsaan yang menjadi napas Gerakan Pramuka.
Dalam amanatnya, Riki Rihardi mengajak seluruh insan Pramuka untuk menjadikan pengabdian sebagai pijakan dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat persatuan bangsa.
“Mari kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, atas nikmat dan berkah-Nya sehingga Gerakan Pramuka dapat terus berkembang hingga saat ini,” ujar Riki.
Menurutnya, semangat Pramuka harus terus diterjemahkan dalam tindakan nyata, bukan berhenti pada simbol maupun seremonial. Pengabdian, kata dia, merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan sekitarnya.
“Karena itu, mari kita mengabdi tanpa batas untuk membangun kebanggaan bangsa serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita juga harus terus menumbuhkan semangat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun ras,” tegasnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Mandau pun menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya bertumpu pada kemajuan pembangunan, tetapi juga pada karakter generasi yang mengisinya.
Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, Pramuka dituntut tetap menjadi ruang pembentukan watak—menanamkan disiplin, gotong royong, kepemimpinan, keberanian, sekaligus kecintaan terhadap Tanah Air.
Dari lapangan upacara di Kantor Camat Mandau, pesan itu kembali ditegaskan: Pramuka bukan sekadar seragam dan barisan, melainkan tentang pengabdian yang terus berjalan dan persaudaraan yang tidak mengenal sekat.**









Kolom Komentar post