DURI, RIAU24JAM.COM – Pemerintah Kelurahan Air Jamban resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Ketua Rukun Warga (RW), dan Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kelurahan Air Jamban masa bakti 2026–2031 di Ballroom Hotel Amadeo, Duri, Sabtu (25/7/2026).
Prosesi pelantikan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput. Di tengah dinamika sosial dan tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks, pengurus RT, RW, dan LPMK diposisikan sebagai ujung tombak pemerintah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga harmoni sosial.
Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa proses pembentukan kepengurusan tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui pembahasan panjang sejak awal tahun bersama Pemerintah Kelurahan Air Jamban. Seluruh tahapan mengacu pada Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 23 Tahun 2021 sebagai landasan hukum dalam menjaga legitimasi, transparansi, dan semangat musyawarah.
“Pengurus yang hari ini dilantik telah melalui proses yang sah sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka adalah tokoh-tokoh masyarakat yang dipercaya untuk membantu pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Riki, pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari sebuah pengabdian. Ia mengingatkan bahwa jabatan Ketua RT, Ketua RW maupun pengurus LPMK bukan simbol kehormatan semata, tetapi amanah yang menuntut kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“Jangan pernah menganggap pelantikan sebagai akhir perjalanan. Justru setelah hari ini, pengabdian yang sesungguhnya dimulai,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Riki juga menyoroti kondisi masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi, terbatasnya lapangan pekerjaan, hingga tantangan memperoleh akses pendidikan. Karena itu, ia mengapresiasi sinergi seluruh unsur pemerintah, pengurus lingkungan, dan dunia pendidikan yang berhasil menyukseskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), meskipun sempat diwarnai sejumlah dinamika.
Baginya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, koordinasi, dan musyawarah.
Lebih jauh, Camat Mandau mengingatkan bahwa seorang pemimpin lingkungan harus memiliki empati dan kesiapan mendengar setiap persoalan warga.
“Masyarakat yang datang belum tentu ingin menyusahkan kita. Sering kali mereka hanya ingin didengarkan. Ketika kita mampu menghargai dan mendengar keluh kesah mereka, sejatinya kita telah menjalankan sebagian besar tugas sebagai seorang pemimpin,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa menjadi pemimpin berarti siap memikul beban masyarakat, bukan menunggu untuk dilayani. Menurutnya, pengurus RT, RW, dan LPMK merupakan figur yang “dituakan selangkah dan ditinggikan seranting”, sehingga harus menjadi teladan dalam sikap, pelayanan, dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Lurah Air Jamban, Rifky Ellyaningsih, S.STP., M.Si, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diterima dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi demi kemajuan masyarakat.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat terus hadir di tengah masyarakat, menjadi penghubung antara warga dan pemerintah, mendengarkan setiap aspirasi, mencari solusi atas berbagai persoalan, serta menjaga kebersamaan dan persatuan di lingkungan kita,” ujarnya.
Rifky juga memberikan apresiasi kepada para Ketua RT, Ketua RW, pengurus LPMK, serta kepala sekolah yang telah berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan SPMB. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada Camat Mandau atas perhatian, arahan, serta dukungan yang terus diberikan kepada Kelurahan Air Jamban dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan.
Pada kesempatan itu, Rifky turut mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk kembali menggelorakan semangat gotong royong melalui rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu agenda yang akan digelar adalah pawai kemerdekaan yang diharapkan melibatkan seluruh RT, RW, LPMK, serta masyarakat Air Jamban.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan penegasan bahwa pembangunan daerah dimulai dari lingkungan terkecil. Ketika RT, RW, dan LPMK mampu menjadi ruang hadirnya negara bagi masyarakat, maka pelayanan publik akan semakin dekat, persoalan warga lebih cepat direspons, dan semangat kebersamaan akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kelurahan Air Jamban yang maju, rukun, serta sejahtera.
(Rb/R24j)








Kolom Komentar post