BENGKALIS, RIAU24JAM.COM – Langkah ratusan pelajar di Duri menyambut tahun ajaran baru 2026/2027 kini terasa lebih ringan. Di balik semangat mengenakan seragam baru dan menata kembali cita-cita, terselip kepedulian para pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan bersama jamaah masjid yang mengubah zakat menjadi energi harapan bagi masa depan generasi muda.
Melalui Program Bantuan Masuk Sekolah, PHR Zona Rokan berkolaborasi dengan Pengurus Badan Kesejahteraan (BK) Masjid Agung Ushuluddin (MAU), Masjid Raya Makarimul Akhlak (MASRA), serta LAZ Energi Kebaikan Rokan, menyalurkan dana zakat sebesar Rp120 juta kepada 181 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program tersebut menjadi wujud nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai investasi sosial untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dari total 205 pendaftar, sebanyak 181 siswa dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, terdiri dari 101 siswa SMA, 70 siswa SMP, dan 10 siswa SD. Dana yang berasal dari zakat jamaah kedua masjid, yang mayoritas merupakan pekerja atau Perwira PHR, disalurkan melalui LAZ Energi Kebaikan Rokan kepada para penerima di sekitar wilayah operasi PHR.
Manager Relations PHR Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen perusahaan bersama para pekerjanya untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci menggapai kesuksesan. Melalui kolaborasi bersama pengurus masjid, kami ingin memastikan anak-anak kita tidak terkendala biaya saat memasuki gerbang sekolah baru. Semoga bantuan ini memicu semangat mereka untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi,” ujar Rudi Arief, Senin (20/7/2026).
Sementara itu, Wakil Ketua BK Masjid Agung Ushuluddin, Eko Januardi, menyampaikan rasa syukur karena amanah zakat dari jamaah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Alhamdulillah, amanah zakat dari para jamaah telah kami salurkan kepada anak-anak yang berhak menerima. Sinergi bersama PHR membuat program ini lebih terstruktur sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan bantuan untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Direktur Energi Kebaikan Rokan, Hengky Darma Satria. Ia mengapresiasi kepercayaan para jamaah MAU dan MASRA yang menyalurkan zakat melalui Energi Kebaikan Rokan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah MAU dan MASRA yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui Energi Kebaikan Rokan. Kolaborasi ini menghadirkan manfaat bagi lebih banyak masyarakat dan kami berharap dapat menjadi inspirasi bagi komunitas maupun jamaah masjid lainnya untuk terus peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar,” tuturnya.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di SMAN 4 Mandau ditandai dengan doa bersama dan penyerahan simbolis kepada perwakilan siswa penerima manfaat.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, program ini menjadi penanda bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata. Dari setiap rupiah zakat yang dititipkan, tumbuh harapan agar anak-anak penerima manfaat dapat melanjutkan pendidikan tanpa dibayangi keterbatasan ekonomi.
Sebab pada hakikatnya, pendidikan bukan hanya tentang membangun masa depan seorang anak, melainkan juga menyiapkan generasi yang kelak akan kembali menebarkan manfaat bagi masyarakat. Di sanalah zakat menemukan makna yang sesungguhnya: mengalir sebagai energi kebaikan yang tak pernah berhenti, dari tangan para pemberi menuju lahirnya generasi penerus bangsa yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.***
Tentang PHR Zona Rokan
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Perusahaan ini berdiri pada 20 Desember 2018.
Sejak 9 Agustus 2021, Pemerintah Indonesia memberikan amanah kepada Pertamina untuk mengelola Wilayah Kerja (WK) Rokan, yang kemudian dioperasikan oleh PHR. Proses alih kelola dari operator sebelumnya berlangsung dengan aman, lancar, dan andal. PHR mendapat mandat mengelola WK Rokan hingga 8 Agustus 2041.
Wilayah operasi WK Rokan mencakup sekitar 6.200 kilometer persegi yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Kawasan ini memiliki 80 lapangan aktif, sekitar 11.300 sumur, serta 35 gathering station. WK Rokan berkontribusi sekitar seperempat produksi minyak mentah nasional, sekaligus menjadi salah satu tulang punggung produksi migas Pertamina.
Selain menjaga ketahanan energi nasional, PHR juga menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penguatan sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan.






Kolom Komentar post