BENGKALIS, RIAU24JAM.COM – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Tak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, jajaran Polsek Mandau juga aktif mendampingi kelompok tani guna memastikan sektor pertanian tetap produktif sebagai penopang ketahanan pangan daerah.
Sebagai implementasi program tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, S.H., bersama Kelompok Tani Rakyat Mandiri melaksanakan pengecekan sekaligus perawatan tanaman jagung pipil di lahan pertanian Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu difokuskan pada pemantauan perkembangan tanaman serta pemberian nutrisi melalui pemupukan untuk memastikan pertumbuhan jagung berlangsung optimal.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung yang telah memasuki usia 25 hari berkembang dengan baik. Tinggi tanaman berkisar 15 hingga 20 sentimeter, batang tampak kokoh, daun berwarna hijau cerah, dan sistem perakaran tertanam kuat di dalam tanah. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa tanaman berada pada fase pertumbuhan yang sehat.
Dalam perawatan tersebut, personel Polsek Mandau bersama kelompok tani memberikan pupuk cair Fertiplus Harmoni, bantuan dari Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, sebagai upaya meningkatkan kesuburan tanah sekaligus memperkuat pertumbuhan tanaman menuju masa panen.
Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.I.K., M.A., mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Karena itu, Polri tidak hanya hadir menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga berperan aktif mendampingi masyarakat, khususnya para petani, agar produktivitas pertanian terus meningkat. Kami ingin memastikan setiap program yang menyentuh kepentingan masyarakat mendapat pendampingan sehingga hasilnya benar-benar dirasakan,” ujar AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, kelompok tani, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
“Kami berharap pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas dapat memberikan motivasi kepada kelompok tani untuk terus mengembangkan budidaya jagung. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan sukses serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Mandau menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang hadir mendukung program-program strategis pemerintah. Pendampingan terhadap sektor pertanian menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga ketersediaan pangan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis.**







Kolom Komentar post