Jakarta, Riau24jam.com — PT Patra Drilling Contractor (PDC) menegaskan komitmennya dalam memperkuat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui pelaksanaan Training One Sistem Izin Kerja Selamat (One SIKA) di Head Office PDC, Jakarta.
Pelatihan yang berlangsung pada 28–30 April 2026 ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan One SIKA yang diinisiasi Subholding Upstream Pertamina, sebagai langkah strategis untuk menstandarkan sistem pengendalian pekerjaan (control of work) di seluruh entitas operasional.
Sebanyak 26 peserta dari unit Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI) serta Food and Lodging Services (FLS) mengikuti program ini. Kehadiran lintas fungsi tersebut diharapkan mampu memperkuat konsistensi penerapan sistem izin kerja selamat di seluruh lini operasional perusahaan.
HSSE Manager PDC, Bagus Uji Widihartono, menegaskan bahwa implementasi One SIKA merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kokoh dan berintegritas.
“Penerapan One SIKA bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, melainkan komitmen kolektif untuk memastikan setiap pekerja dapat bekerja dengan aman dan kembali pulang dengan selamat,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman komprehensif terkait siklus izin kerja, risk assessment, Job Safety Analysis (JSA), hingga penerapan isolasi energi pada pekerjaan berisiko tinggi. Materi juga mencakup aspek komunikasi keselamatan, disiplin terhadap prosedur, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan tingkat risiko pekerjaan.
Jr. Officer HSE Asset Maintenance & Transport Logistics PDC, Rio Pitrianto, menekankan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi pekerja terhadap pengendalian risiko di lapangan.
“Melalui One SIKA, pekerja tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga didorong untuk konsisten menerapkannya sebagai instrumen utama pencegahan kecelakaan kerja,” ungkapnya.
Sementara itu, HSSE Officer PDC, Yunus Ilham, menyoroti bahwa keseragaman implementasi menjadi faktor kunci efektivitas sistem.
“One SIKA memastikan setiap pekerjaan diawali dengan perencanaan yang matang, identifikasi risiko yang terukur, serta pengendalian yang tepat sebelum aktivitas dimulai,” jelasnya.
Melalui program ini, PDC kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap aktivitas operasional dijalankan dengan pengendalian risiko yang memadai, sejalan dengan standar HSSE Subholding Upstream Pertamina.***









Kolom Komentar post