DURI, RIAU24JAM.COM — Camat Mandau, Riki Riki Rihardi secara resmi melantik Ketua RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Duri Barat, Rabu (21/1/2026) malam. Pelantikan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Zury Duri tersebut dihadiri unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta perangkat kelurahan.
Lurah Duri Barat, Tomi Adiputra, menjelaskan bahwa proses pemilihan RT, RW, dan LPMK telah dilaksanakan sesuai Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 23 Tahun 2021. Seluruh pengurus terpilih ditetapkan melalui mekanisme musyawarah oleh Tim 5 tingkat kelurahan.
“Pemilihan RT, RW, dan LPMK dilakukan berdasarkan Perbup Nomor 23 Tahun 2021 melalui musyawarah Tim 5. Kami berharap seluruh pengurus yang dilantik malam ini merupakan figur terbaik yang siap mengabdi dan melayani masyarakat,” ujar Tomi.
Sementara itu, Camat Mandau dalam arahannya menekankan pentingnya komunikasi yang santun dan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pemerintahan di tingkat kelurahan. Menurutnya, sikap terbuka dan bahasa yang baik menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Dengan komunikasi yang baik, masyarakat akan merasa didengar dan dipahami, sehingga tidak tumbuh kesalahpahaman maupun kebencian,” tegas Camat Mandau.
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan koordinasi, khususnya bagi kepengurusan RW 7 dan RW 10 yang baru dilantik. Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan kerap muncul bukan karena kurangnya perhatian, melainkan akibat lemahnya komunikasi dan koordinasi antar pihak.
Terkait isu-isu yang berkembang di masyarakat, Camat Mandau menegaskan bahwa pemerintah bersikap terbuka dan siap mengakomodir semua pihak yang memiliki niat baik untuk membangun daerah. Ia mengingatkan agar perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik, tidak mengganggu kebersamaan dan kinerja RT dan RW.
“Perbedaan adalah hal yang wajar, namun jangan sampai merusak persatuan. Fokus kita tetap pada pembangunan Duri Barat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Mandau juga menyinggung persoalan banjir yang masih menjadi keluhan utama warga. Pemerintah bersama masyarakat, kata dia, telah mulai membahas sejumlah solusi, di antaranya normalisasi drainase dan peningkatan kapasitas saluran air di beberapa RW.
Menutup sambutannya, Camat Mandau berharap kekompakan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Duri Barat terus terjaga. Aspirasi dan harapan masyarakat, lanjutnya, akan disampaikan kepada Bupati Bengkalis agar Duri Barat dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2026 dan seterusnya.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menyatukan semangat membangun Duri Barat yang lebih bermartabat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(*)









Kolom Komentar post