JAKARTA, RIAU24JAM.COM – Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono meyakini tenggelamnya KRI Nanggala bukan karena faktor kesalahan manusia atau human error. Ia menyebut sesaat sebelum hilang kontak, seluruh peralatan kapal selam itu terpantau berfungsi dengan baik.
Saat proses menyelam, kata Yudo, KRI Nanggala sudah melalui prosedur yang betul. Kru pun terpantau menjalankan perannya sesuai tugas.
“Saat mulai menyelam diketahui lampu masih menyala semua, artinya tidak blackout. Saat menyelam langsung hilang,” kata Yudo dalam konferensi pers, Ahad, 25 April 2021.
Hal inilah yang menurut dia akan menjadi bahan investigasi untuk mencari penyebab tenggelamnya kapal selam yang terjadi pada Rabu, 25 April 2021 lalu. Namun ia menegaskan investigasi baru bisa dilakukan setelah badan kapal berhasil diangkat dari lokasi temuan yang berada di kedalaman 838 meter.
Sumber : Tempo.co










Kolom Komentar post