PEKANBARU – Dalam rangka memperingati puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-48 tahun 2021, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap PKK dapat menjadi pelopor perubahan serta mendukung program pemerintah.
Gubri menyampaikan gerakan PKK ini merupakan salah satu gerakan sosial kemasyarakatan yang memiliki potensi luar biasa dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dengan kekuatan kelembagaan yang terstruktur dari tingkat pusat sampai dengan desa kelurahan.
“Dengan dukungan oleh kader-kader PKK yang bekerja ikhlas penuh dedikasi,” kata Gubri di Aula Atas Gedung Wanita Jalan Diponegoro Pekanbaru, Selasa (06/04/2021).
Menurutnya, hal inilah yang menjadikan gerakan PKK sebagai mitra pemerintah hingga mendapat apresiasi dan presentasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan. Untuk itu, dalam merencanakan program kegiatan sebaiknya selaras dengan program pemerintah saat ini baik kegiatan nasional maupun juga di daerah.
Diungkapkan Gubri, dengan mencermati proses pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan tim penggerak PKK provinsi Riau menjadi momentum yang tepat bagi PKK dalam menunjukkan peran yang strategis sebagai mitra pemerintah.
“Saya melalui kesempatan ini kita tidak bisa mengikuti pola lama dalam 10 program PKK tapi PKK harus ikut andil dalam pelopor perubahan sekarang, karena saat ini dunia masih dilanda wabah Covid-19 yaitu gerakan new normal,” ujarnya.
Oleh karenanya, Gubri mengajak gerakan PKK Riau untuk menyesuaikan dengan kondisi sekarang yaitu pola normal baru sebab kalau ditanya fokus masalah kesehatan, akan kesulitan ekonomi atau jika fokus ekonomi maka akan semakin meningkat kasus Covid 19.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengajak Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Riau bersama-sama untuk memberikan penyuluhan untuk menerapkan protokol kesehatan. Apalagi menurutnya, bahwa Provinsi Riau akan melaksanakan pola Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro karena melihat adanya peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Riau.
“Kalau dulu ada PSBB sekarang ada polanya PPKM, pola ini berhasil di beberapa daerah khusus di pulau Jawa atau luar Jawa karena walaupun kita batasi tapi ekonomi tetap jalan,” ungkapnya.
Syamsuar juga berharap tentunya pemerintah bersama TP PKK Riau harus ada upaya sejalan agar nanti di tengah Covid 19 Â dapat teratasi wabah tersebut serta pemulihan ekonomi tetap jalan dan protokol kesehatan tetap dilaksanakan.
“Kita harapkan masyarakat  bisa beraktivitas cuman protokol kesehatan harus dipatuhi,” tuturnya.
Turut hadir Ketua TP PKK Riau Misnarni Syamsuar, berserta rombongan TP PKK Riau lainnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau dan perwakilan Dinas Pangan, Ketahanan Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau dan tamu undangan lainnya.
(Mediacenter Riau/dw)









Kolom Komentar post