
PEKANBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, pada bulan Februari 2021 merilis perkembangan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) berdasarkan pintu masuk bandara, pelabuhan, dan berdasarkan Mobil Positioning Data (MPD).Â
Kepala BPS Riau, Misfaruddin menyebutkan, bahwa berdasarkan pintu kedatangan Bandar Udara (Bandara) Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, ada tiga orang wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Riau.Â
Kemudian, berdasarkan MPD pada bulan Februari 2021, tercatat ada 4.105 wisman di Riau. MPD adalah perhitungan data wisman di area perbatasan dengan teknologi digital. Di Indonesia baru ada 20 daerah yang menggunakan teknologi ini. Di Riau hanya 1 yakni di Bengkalis.Â
Misfaruddin menjelaskan, bahwa belum berakhirnya pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia masih menjadi faktor utama yang sangat mempengaruhi kunjungan wisman ke Indonesia dan khususnya ke Riau.
“Pada bulan sebelumnya, hanya ada satu kunjungan wisman yang datang ke Riau, melalui pintu masuk bandara, sehingga jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi kenaikan 200 persen pada bulan Februari 2021,” kata Misfaruddin di Pekanbaru, Minggu (4/4/2021).
“Sedangkan perkembangan jumlah wisman pada bulan Januari berdasarkan MPD, tercatat ada 5.581 wisman di Riau. Hanya ada 1 teknologi MPD yang digunakan di Riau, yaitu di Bengkalis,” sebut Misfaruddin.Â
Jika dilihat pada periode yang sama pada tahun 2020, dimana kondisi masih normal atau tidak ada pandemi COVID-19, jumlah wisman yang datang berdasarkan empat pintu masuk (Bandara/Pelabuhan), mencapai 3.762 kunjungan, terjadi penurunan yang sangat drastis pada Februari 2021.
Pola kunjungan wisatawan mancanegara ke Riau melalui Bandara SSK II yang berada di Pekanbaru selama tahun 2018-2019 menunjukkan kondisi yang cukup berfluktuasi. Sebaliknya, pada tahun 2020 bulan Maret, sedikitnya ada 1.239 wisman yang berkunjung ke Riau, melalui pintu masuk Bandara SSK II. Kemudian, karena pandemi COVID-19, pada bulan April hingga Desember hanya ada 10 wisman.Â
“Karena masih kondisi pandemi, hingga sejauh ini belum ada wisman yang masuk dari Pelabuhan internasional Bengkalis, Pelabuhan Dumai dan Pelabuhan Kepulauan Meranti,” jelasnya.
(Mediacenter Riau/rat)









Kolom Komentar post