
PEKANBARU – Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Tengku Zul Efendi mengatakan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai relawan garda terdepan Kementerian Sosial RI dalam hal penanggulangan bencana ternyata bukan hanya slogan semata, pasalnya dalam musibah atau bencana apapun yang terjadi di masyarakat selalu siap dalam kondisi apapun.
“Para relawan selalu sigap, tanggap dan terdepan melakukan aksi tanggap darurat tanpa kenal lelah membantu korban bencana,” kata di Lingkungan Masjid Raya Provinsi Riau Jalan Lintas Sumatera Siak II Palas Pekanbaru, Rabu (24/3/2021).
Tak hanya itu, Tagana juga dalam melaksanakan tugasnya juga melakukan kegiatan Tagana masuk sekolah yang merupakan sosialisasi kebencanaan tingkat sekolah, penghijauan dengan melakukan penanaman pohon, Bhakti sosial dengan melaksanakan gotong royong bersama multi pihak.
“Saat pandemi Covid-19 ini, kita juga melakukan kegiatan Tagana Lawan Covid-19 yang mana kita melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan masker kepada masyarakat,” ucapnya.
Tagana juga melakukan sedekah berkah yang dihasilkan dapur umum lapangan dan dibagikan kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
“Tagana menjadi relawan yang siap, sigap dan tanggap dalam melaksanakan tugas penanggualangan bencana seperti semboyan Tagana yaitu One Command, One Rure, One Corps (satu perintah, satu aturan dan satu kesatuan),”pungkasnya.
PMKS adalah seseorang, keluarga atau kelompok masyarakat yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya, sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani, dan sosial) secara memadai dan wajar.
Hambatan, kesulitan dan gangguan tersebut dapat berupa kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, ketunaan sosial, keterbelakangan, keterasingan dan perubahan lingkungan (secara mendadak) yang kurang mendukung, seperti terjadinya bencana. (MCR/SMR)










Kolom Komentar post