
PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap supaya Satuan Tugas (Satgas) Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) tahun 2021 yang dibentuk pada 15 Februari 2021 agar dapat bekerja dengan baik serta mengoptimalkan sub Satgas serta bersinergi dengan banyak pihak.
Gubernur Syamsuar juga mengucapkan terimakasih atas segala dedikasi dan perjuangan seluruh personil dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dalam mewujudkan langit Riau tetap biru dan riau bebas asap tahun 2021.
“Kita jaga alam dan alam jaga kita,” kata Gubri saat memimpin Apel Siaga Pencegahan Karhutla di Provinsi Riau, Selasa (16/3/21).
Dalam kesempatan itu juga Gubri menyampaikan bahwa dengan semangat kebersamaan banyak pihak yakni TNI-Polri, Manggala Agni, Damkar, Satpo PP, masyarakat hingga dunia usaha, diharapkan dapat menanggulangi karhutla sehingga harapan di tahun ini Riau bebas asap bisa terwujud.
“Tentu substansi sesuai arahan Presiden RI salah satunya upaya pencegahan melalui deteksi dini, monitoring area rawan titik panas, dan patroli lapangan harus diprioritaskan, ini menjadi acuan kita bersama,” ujarnya.
Selain itu, apa yang menjadi arahan Presiden RI bahwa semua pihak harus mencari solusi permanen untuk menangani karhutla salah satunya masyarakat tidak mengolah lahan dengan cara membakar.
“Untuk mewujudkan ini, kami telah menyiapkan 12 unit excavator mini yang diharapkan dapat membantu petani yang tidak mampu dan selama ini melalukan pembakaran untuk mengolah lahan,” pungkas Gubri. (MCR/NV)








Kolom Komentar post