
PEKANBARU – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono menyampaikan beberapa harapan kepada Kepala Daerah se-Indonesia terkait evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia dalam seminggu terakhir.
Harapan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat rutin monev pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara virtual bersama Pemerintah Daerah (Pemda) se Indonesia.
“Permohonan kami kepada pimpinan daerah masing-masing yang kita coba rangkum dalam seminggu ini,” katanya saat rapat rutin monev pelaksanaan vaksin Covid-19 secara virtual, Senin (15/3/2021).
Dante menyebutkan, vaksinasi untuk lanjut usia (lansia) perlu diakselerasi karena jumlah yang sudah divaksin dalam beberapa minggu terakhir masih sangat rendah. Dimana lansia yang yang sudah divaksinasi hanya berjumlah lebih kurang satu pertiga dari pelayan publik.
Untuk itu menurutnya, ini perlu untuk menyelenggarakan modifikasi dan optimalisasi untuk menjangkau Lansia yang ada di seluruh Indonesia karena resiko kesakitan dan kematian lansia jauh lebih besar.
“Perlu kita lakukan modifikasi dan optimalisasi agar menjangkau vaksinasi untuk para Lansia yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di wilayah perlu dioptimalkan untuk memberikan pelayanan vaksinasi pada Lansia, tidak hanya Faskes milik pemerintah daerah namun terutama rumah sakit swasta atau klinik yang ada di daerah.
Ia menuturkan, vaksinasi Lansia dapat dilakukan di sentra vaksinasi dengan persiapan yang baik untuk penanganan kegawatdaruratan di tempat masing-masing.
Menurutnya, modal sosial adalah kekuatan besar di Indonesia, maka dari itu diperlukan dukungan dan keterbukaan dari semua pihak dalam mensukseskan program vaksinasi ini.
“Sentra-sentra vaksinasi melalui kerja sama dengan pihak swasta dan organisasi kemasyarakatan, dapat mendekatkan akses kepada Lansia dan mempercepat pelayanan vaksinasi,” ucapnya.
Dante mengharapkan adanya pilot project sentra vaksinasi supaya dapat membantu daerah mempersiapkan diri untuk target sasaran semester kedua yang jauh lebih tinggi serta vaksinasi petugas publik diprioritaskan bagi yang berusia 50 tahun keatas sehingga vaksinasi Lansia dapat diprioritaskan.
“Interval vaksinasi orang dewasa (18-59) antara dosis satu dan dosis dua adalah 14-28 hari sedangkan untuk Lansia itu 28 hari,” tutupnya. (MCR/IP)










Kolom Komentar post