MANDAU, RIAU24JAM.COM – Sebanyak 217 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Kloter 09 resmi dilepas keberangkatannya menuju Embarkasi Haji Batam. Prosesi berlangsung khidmat di Masjid Besar Arafah, Kamis (30/4/2026).
Jemaah Kloter 09 ini berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, Talang Muandau, Rupat, dan Rupat Utara. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni yang diwakili Camat Mandau Riki Rihardi.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Bengkalis menegaskan bahwa ibadah haji merupakan momentum penyempurnaan spiritual yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan moral secara utuh.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan selamat jalan kepada seluruh jemaah calon haji. Laksanakan ibadah ini dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan. Jaga kesehatan, patuhi seluruh arahan petugas, dan semoga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Bupati Bengkalis.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas selama berada di Tanah Suci, mengingat ibadah haji tidak hanya bersifat individual, tetapi juga sarat dengan dimensi kolektif.
“Kami mengingatkan agar para jemaah senantiasa menjaga kebersamaan, saling membantu, serta menunjukkan akhlakul karimah. Kekompakan adalah kunci agar seluruh proses ibadah dapat berjalan dengan tertib, aman, dan penuh keberkahan,” lanjutnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis memastikan seluruh aspek pelayanan keberangkatan telah dipersiapkan secara maksimal.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan jemaah, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi hingga pengawalan. Semua ini diberikan sebagai bentuk komitmen pelayanan, tanpa membebani jemaah,” tegasnya.
Menutup sambutan, Camat Mandau turut menyampaikan harapan agar para jemaah tidak melupakan daerah asal dalam doa mereka selama berada di Tanah Suci.
“Kami menitipkan doa agar Kabupaten Bengkalis senantiasa diberi keberkahan, menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, serta para pemimpinnya diberikan kekuatan dan amanah dalam membangun daerah yang bermarwah, maju, dan sejahtera,” pungkas Riki Rihardi.
(rb/r24j)





Kolom Komentar post