BENGKALIS, RIAU24JAM.COM – Ketua Umum IPMKB, Rangga Saputra mencurigai aksi mahasiswa yang berdemo di depan Kantor Kejati Riau beberapa hari lalu, ada unsur kepentingan dan diduga ditunggangi oleh pihak tertentu.
Hal ini dikarenakan mengatasnamakan Sekjend IPMKB tanpa ada musyawarah bersama di dalam wadah IPMKB itu sendiri. ” Sehingga saya sendiri yang memegang tampuk tertinggi di IPMKB tidak mengetahui aksi oknum yang membawa nama IPMKB untuk mendemo ibu Kasmarni di depan Kejati Riau,” ujarnya, Kamis (25/02/21).
Selaku ketua umum IPMKB, Rangga sangat malu atas kejadian tersebut, terkesan terlalu memaksakan diri dan tendensius, mengintervensi hukum membawa embel-embel IPMKB. ” Patut dikatakan aksi mereka sangat tidak idealisme lagi, karena seolah-olah mengintervensi pihak penegak hukum dalam bekerja, dan diduga mereka adalah tim sukses dari salah satu calon bupati Bengkalis yang kalah,” katanya.
Rangga menegaskan bahwa Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis mendukung sepenuhnya Kasmarni untuk menjadi bupati Bengkalis. ” Dikarenakan beliaulah yang berhasil meraih kepercayaan masyarakat sehingga terpilih dengan dipilih oleh masyarakat di pilkada yang baru saja usai kita lakukan. Kita semua selaku keluarga besar IPMKB harus bisa menghargai keputusan masyarakat yang telah memilih Kasmarni untuk menjadi bupati Bengkalis,” imbuhnya.
Untuk itu, Rangga menghimbau untuk seluruh mahasiswa kabupaten Bengkalis jangan sekali-kali membuat kegaduhan. ” Mari sama-sama kita semua mengawal jalannya roda pemerintahan dan jangan terlalu jauh masuk ke kancah politik praktis yang dapat berakibat fatal bagi diri kita sendiri sebagai mahasiswa dan jangan sampai merugikan orang lain,” tutupnya (*)










Kolom Komentar post