DURI, RIAU24JAM.COM — Bola voli bergulir, tetapi yang hendak dirajut Kelurahan Duri Timur jauh lebih besar dari sekadar kemenangan di atas lapangan. Melalui turnamen antarrukun warga (RW), olahraga dijadikan ruang untuk mempertemukan masyarakat, menumbuhkan sportivitas, sekaligus membangun benteng sosial bagi generasi muda.
Semangat itu mengemuka saat Kelurahan Duri Timur menggelar Turnamen Voli AntarrW dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).
Turnamen yang mempertemukan tim-tim terbaik dari setiap RW tersebut berlangsung di halaman Jalan Damai, Gang Budi, RT 05/RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau.
Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, berkesempatan membuka langsung turnamen tersebut. Ia didampingi Sekretaris Kecamatan Mandau Rio Sentosa, yang mewakili Camat Mandau, serta Lurah Duri Timur Ns. Meri Haryani.
Dalam sambutannya, Septian menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Menurutnya, pertandingan tidak semestinya berhenti pada urusan menang dan kalah, sebab olahraga juga memiliki fungsi sosial dalam membangun karakter dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“Pererat silaturahmi dan jangan semata-mata mencari juara dalam pertandingan. Hendaknya turnamen ini dapat membantu generasi muda menjauh dari hal-hal negatif, salah satunya narkoba,” pesannya.
Bagi Septian, lapangan olahraga harus menjadi ruang tumbuh yang sehat bagi generasi muda. Di sana, kompetisi mengajarkan disiplin, kerja sama, penghormatan terhadap lawan, sekaligus memberikan alternatif positif agar anak-anak muda tidak terjerumus ke dalam lingkungan yang merusak masa depan.
Pesan tersebut sejalan dengan harapan Sekretaris Kecamatan Mandau, Rio Sentosa. Ia meminta turnamen yang digelar sempena HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai ruang sosial untuk memperkenalkan warga satu dengan lainnya.
“Jadikan turnamen ini sebagai ajang perkenalan antara warga satu dengan warga lainnya. Artinya, saling mengenal dalam satu kelurahan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Duri Timur Ns. Meri Haryani menjelaskan bahwa turnamen tersebut digelar khusus dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan bukan merupakan kelanjutan dari kegiatan tahunan sebelumnya.
Hampir empat tahun memimpin Kelurahan Duri Timur, Meri melihat olahraga sebagai salah satu instrumen sederhana namun efektif untuk menghidupkan kembali interaksi sosial masyarakat.
Menurutnya, selain menjadi ruang untuk menjaring bibit pemain voli potensial, turnamen tersebut juga diharapkan mampu merekatkan kembali hubungan sosial warga yang mulai renggang oleh kesibukan dan perubahan zaman.
“Selain menjadi ajang mencari bibit pemain voli yang handal, turnamen ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi yang mulai kendor. Setidaknya, masyarakat yang sebelumnya tidak saling mengenal menjadi saling kenal,” harapnya.
Pesan itu menemukan maknanya di tengah riuh pertandingan. Sebab, pembangunan sebuah kelurahan tidak hanya ditentukan oleh jalan, gedung dan fasilitas publik, tetapi juga oleh seberapa kuat masyarakatnya saling mengenal, saling peduli dan mampu menjaga generasinya.
Turnamen kemudian resmi dibuka Septian Nugraha dengan melakukan servis pertama. Tak hanya membuka pertandingan, Septian juga menyerahkan dua buah bola voli sebagai dukungan untuk menunjang kelancaran turnamen tersebut.
Dari lapangan di Gang Budi, bola pun bergulir. Bersamaan dengannya, harapan agar olahraga tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga melahirkan generasi yang sehat, sportif dan jauh dari narkoba.(*)







Kolom Komentar post