BATHIN SOLAPAN, RIAU24JAM.COM – Polsek Mandau kembali melaksanakan kegiatan survei dan pengecekan lahan dalam rangka persiapan Panen Raya Jagung Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar yang menjadi bagian dari Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Rejosari RT 03 RW 03, Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, dengan melibatkan Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Desa Air Kulim, serta kelompok masyarakat setempat.
Program pengelolaan lahan dilakukan melalui kolaborasi antara Kelompok Pengelola Tani Berkah bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Kulim dengan memanfaatkan lahan milik Sumadi alias Akong.
Kapolsek Mandau, Kompol Primadona menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintah melalui Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Program penanaman jagung ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami ingin mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan perkebunan melalui sistem tumpang sari, sehingga selain mendukung program pemerintah, juga dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut di lapangan.
“Kami tidak hanya hadir melakukan pengawasan, tetapi juga mendampingi masyarakat mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga persiapan panen. Harapannya program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, luas lahan jagung yang dikelola mencapai sekitar dua hektare dengan usia tanam kurang lebih 100 hari. Tanaman jagung rata-rata telah mencapai tinggi sekitar 170 sentimeter dan sebagian besar sudah mulai berbuah.
Meski demikian, sebagian tanaman mengalami pertumbuhan kurang optimal akibat tingginya curah hujan dan dampak banjir yang sempat merendam area lahan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Kelompok Tani Berkah terus melakukan pemupukan dan perawatan intensif guna menjaga kualitas hasil panen.
Kapolsek Mandau juga mengapresiasi semangat kelompok tani yang tetap konsisten merawat tanaman meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
“Ini menunjukkan semangat masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan sangat tinggi. Walaupun sempat terdampak banjir, para petani tetap melakukan perawatan agar hasil panen nantinya tetap maksimal,” katanya.
Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar yang diinisiasi Polri tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat swasembada pangan nasional, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui optimalisasi lahan perkebunan.**








Kolom Komentar post