BENGKALIS, RIAU24JAM.COM – Komitmen mendukung Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia terus diperkuat jajaran Polsek Mandau melalui kegiatan pengelolaan lahan Program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 juta hektare yang digagas Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (15/5/2026).
Program strategis nasional itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis kolaborasi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, BUMDes, dan masyarakat pemilik lahan. Dari total lahan seluas 29 hektare yang dipersiapkan, sebanyak 8,5 hektare telah ditanami jagung, sementara 20,5 hektare lainnya masih dalam tahap pengelolaan dan persiapan tanam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si., bersama Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Briptu Maula Salsabila, S.H. Turut hadir Penjabat Kepala Desa Bathin Betuah Edi S, Ketua Unit BUMDes Karsiman, serta Salim selaku tokoh masyarakat sekaligus pemilik lahan.
Dalam pelaksanaannya, kelompok pengelola kegiatan yang terdiri dari BUMDes Bathin Betuah bersama pemilik lahan memanfaatkan alat pertanian jenis John Deere singkal piringan mata lima guna mempercepat proses pengolahan lahan. Sementara jenis tanaman yang dibudidayakan merupakan jagung pipil varietas Pioneer P32 Singa yang dinilai memiliki produktivitas unggul.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program tersebut bukan hanya sebatas pengamanan, melainkan juga bentuk dukungan konkret terhadap penguatan sektor pangan nasional.
“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari stabilitas nasional. Karena itu, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong produktivitas masyarakat melalui pemanfaatan lahan pertanian yang berkelanjutan,” ujar Kompol Primadona.
Ia menambahkan, pola kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kami ingin memastikan lahan-lahan produktif di wilayah Mandau dapat dimanfaatkan secara maksimal. Program ini bukan hanya tentang penanaman jagung, tetapi juga membangun semangat kemandirian ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Bathin Betuah, Edi S, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Polsek Mandau dalam pengembangan sektor pertanian di wilayahnya.
“Kehadiran Polri dalam program ini memberi motivasi besar bagi masyarakat. Kami berharap program penanaman jagung ini mampu meningkatkan perekonomian warga sekaligus membuka peluang pengembangan pertanian yang lebih modern dan produktif,” ungkapnya.
Secara bertahap, proses penanaman telah dilakukan sejak awal April 2026. Pada 3 hingga 4 April, penanaman berhasil dilakukan di lahan seluas 2,5 hektare. Selanjutnya, pada 5 hingga 6 April dilakukan penanaman tambahan seluas 2 hektare, kemudian kembali berlanjut pada 7 hingga 9 April dengan luas mencapai 3 hektare.
Sementara pada Jumat, 15 Mei 2026, kegiatan penanaman kembali dilaksanakan di lahan seluas 2 hektare, dengan realisasi penanaman mencapai 1 hektare hingga kegiatan berakhir.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian produktif di wilayah Kecamatan Mandau, sekaligus mempertegas peran aktif Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.**





Kolom Komentar post