DURI, RIAU24JAM.COM — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan bersama Pemerintah Kelurahan Air Jamban meresmikan greenhouse Program Puteri Proklim Melayu Lestari milik TP PKK Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (28/4/2026).
Peresmian ini merupakan bagian dari program Community Involvement and Development (CID) PHR yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta mengakselerasi praktik pertanian modern berbasis lingkungan.
Kegiatan yang dirangkai dengan pelatihan pengelolaan dan perawatan greenhouse tersebut dihadiri Lurah Air Jamban Rifky Elyaningsih, Senior Officer CID PHR Zona Rokan M. Wildan, pengurus TP PKK, para Ketua RW dan RT, serta masyarakat setempat.
Keberadaan fasilitas ini diproyeksikan sebagai pusat pengembangan pertanian modern yang ramah lingkungan sekaligus penguat implementasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Kelurahan Air Jamban.
Lurah Air Jamban, Rifky Elyaningsih, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata PHR dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat. Menurutnya, greenhouse tersebut tidak hanya merepresentasikan kepedulian korporasi terhadap lingkungan, tetapi juga membuka ruang produktivitas baru, khususnya bagi perempuan dan kader PKK.
“Dukungan PHR Zona Rokan dalam mewujudkan greenhouse Program Puteri Proklim Melayu Lestari ini merupakan langkah strategis. Ini bukan semata soal pertanian, tetapi tentang pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, dan komitmen menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus menjadi model replikasi bagi wilayah lain.
Sementara itu, Senior Officer CID PHR Zona Rokan, M. Wildan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pertanian berkelanjutan berbasis teknologi.
“Greenhouse tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Melalui pelatihan yang diberikan, masyarakat dibekali keterampilan praktis mulai dari teknik budidaya, pengelolaan hasil panen, hingga perawatan fasilitas agar dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan.
“Dengan pendekatan tersebut, manfaat program tidak berhenti pada jangka pendek, melainkan berkontribusi pada dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan,” tambah Wildan.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola kolektif dalam menjaga keberlanjutan program. “Keberhasilan greenhouse ini sangat bergantung pada komitmen, kolaborasi, dan rasa memiliki dari seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Program Puteri Proklim Melayu Lestari menjadi instrumen strategis dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan partisipatif.
Dengan diresmikannya fasilitas ini, Kelurahan Air Jamban diharapkan semakin kokoh sebagai kawasan percontohan Proklim yang mandiri, hijau, dan produktif di Kabupaten Bengkalis.**





Kolom Komentar post