MANDAU, RIAU24JAM.COM — Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Syaiful Ardi, SH, menegaskan pentingnya menjaga persatuan organisasi serta kesiapan prasarana dan administrasi dalam setiap rencana pembangunan yang melibatkan pemerintah daerah.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan reses bersama warga Ikatan Keluarga Limo Koto Kampuang Dalam Sekiranya (IK LIMKOS) di Jalan Tribrata, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Minggu (8/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Syaiful Ardi mengapresiasi kontribusi IK LIMKOS sejak awal berdirinya. Ia menilai organisasi tersebut dibangun atas dasar kebersamaan dan keikhlasan untuk kepentingan bersama, meskipun tidak seluruh kontribusi yang diberikan diketahui secara luas.
“Sejak awal berdirinya, LIMKOS telah banyak berkontribusi. Organisasi ini tumbuh dari semangat kebersamaan dan keikhlasan untuk kepentingan bersama,” ujar Syaiful Ardi.
Terkait rencana pembangunan ke depan, khususnya yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, ia menegaskan bahwa kesiapan prasarana serta kelengkapan dokumen administrasi merupakan syarat utama. Menurutnya, setiap kesepakatan yang telah dicapai hendaknya segera didaftarkan secara resmi agar proses pengajuan fasilitas dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jika seluruh persyaratan administrasi sudah lengkap, maka fungsi konstruksi dapat dijalankan sesuai aturan. Kesepakatan yang ada hendaknya segera didaftarkan secara resmi di Kabupaten Bengkalis,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap program organisasi harus berlandaskan produk undang-undang dan peraturan yang sah. Selama ini, kata dia, kendala yang muncul bukan disebabkan oleh penolakan, melainkan karena ketidaksiapan prasarana dan administrasi.
“Ini menjadi pelajaran bersama agar ke depan tidak terulang kembali,” katanya.
Lebih lanjut, Syaiful Ardi menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam berorganisasi. Ia menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dan dapat mendewasakan organisasi, selama tidak berujung pada konflik internal.
“Jika organisasi terkontaminasi konflik, yang dirugikan bukan hanya kelompok tertentu, tetapi masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa organisasi dibentuk untuk kepentingan anak kemenakan, cucu, dan generasi masa depan, bukan untuk kepentingan sesaat. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus dipikirkan secara matang dengan mengedepankan akal sehat, jiwa besar, dan tanggung jawab moral.
Syaiful Ardi juga mengajak seluruh pihak untuk melibatkan generasi muda, mendengarkan aspirasi mereka, serta menjadikan organisasi sebagai ruang kompetisi yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menjelang bulan suci Ramadan, ia mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperkuat silaturahmi.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar PKDP Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Semoga ke depan organisasi berjalan dengan niat yang lurus, tujuan yang jelas, serta manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IK LIMKOS, Rusli AB, berharap kehadiran wakil rakyat dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah. Menurutnya, tujuan utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan, sementara kondisi masyarakat saat ini masih membutuhkan perhatian.
“Harapan kami aspirasi ini dapat disampaikan, sehingga ke depan ada bantuan dari pemerintah daerah, khususnya tingkat kabupaten, yang bisa kita perjuangkan bersama,” ujarnya.
Rusli AB juga mengajak seluruh hadirin untuk berdoa agar setiap rencana pembangunan yang diupayakan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan demi masa depan.
“Mudah-mudahan apa yang kita upayakan hari ini dapat terwujud. Amin,” ucapnya, yang diaminkan seluruh peserta.
Menutup sambutannya, Rusli AB menyampaikan terima kasih kepada Syaiful Ardi atas kehadiran dan arahan yang diberikan, seraya berharap masukan tersebut menjadi pedoman dalam memperjuangkan pembangunan ke depan.**










Kolom Komentar post