fbpx
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
RIAU24JAM.COM
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis
23 °c
Duri
26 ° Ming
26 ° Sen
26 ° Sel
27 ° Rab
Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis
23 °c
Duri
26 ° Ming
26 ° Sen
26 ° Sel
27 ° Rab
Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
RIAU24JAM.COM
Home Dunia

Menteri Luar Negeri AS: Taliban “Pemerintah de facto Afghanistan”

oleh Admin
Selasa, 14 Sep 2021 | 21:33 WIB
dalam Dunia
28 1
0
Menteri Luar Negeri Antony Blinken berhenti sejenak ketika dia berbicara dalam acara peringatan 9/11 untuk menandai peringatan 20 tahun serangan 11 September 2001, di Departemen Luar Negeri di Washington, Jumat, 10 September 2021. (AP PHOTO/EVELYN HOCKSTEIN)

Menteri Luar Negeri Antony Blinken berhenti sejenak ketika dia berbicara dalam acara peringatan 9/11 untuk menandai peringatan 20 tahun serangan 11 September 2001, di Departemen Luar Negeri di Washington, Jumat, 10 September 2021. (AP PHOTO/EVELYN HOCKSTEIN)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

RIAU24JAM.COM – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Antony Blinken mengatakan dalam sidang kongres AS pada Senin (13/9/2921) yang kontroversial bahwa Taliban adalah pemerintah de facto Afghanistan.

Pernyataan itu menandai akhir dari upaya Barat untuk menciptakan demokrasi yang stabil di negara yang lelah berperang itu.

“Itu (Taliban) adalah pemerintah de facto Afghanistan. Itu faktanya,” kata Blinken kepada Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, ketika ditanya apakah pemerintah mengakui Taliban sebagai pemerintah yang sah.

“Sayangnya, ini adalah produk dari satu pihak yang mengambil kendali dalam perang saudara,” tambah diplomat tinggi negara itu melansir CNBC.

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/RL/R24j

Mengapa Amerika Tak Pernah Berhenti Menekan Iran? Jejak Persia, Nuklir, dan Bayang Israel

3 Maret 2026
186
Telegram/Ramzan Kadyrov @RKadyrov_95 A- A+ Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov (kiri), sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan). Kadyrov membangun apartemen untuk pengungsi Palestina.

Solidaritas Chechnya di Rusia untuk Gaza, Kadyrov Bangun Rumah untuk Pengungsi Palestina

15 Januari 2024
486
Massa yang terlibat rusuh menjarah pertokoan di Port Moresby, Papua Nugini (AFP/ANDREW KUTAN)

Ibu Kota Papua Nugini Rusuh, Pemicunya Gaji Tentara-Polisi Dipotong!

12 Januari 2024
532

Selama sidang tiga jam, Blinken membela penarikan pasukan AS dari Afghanistan oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.

Sementara itu, setidaknya tiga anggota parlemen Republik selama persidangan mengatakan bahwa dia harus mengundurkan diri.

“Kami membuat keputusan yang tepat dalam mengakhiri perang terpanjang Amerika,” kata Blinken dalam tanggapan emosional.

“Kami membuat keputusan yang tepat dengan tidak mengirim generasi ketiga orang Amerika untuk berperang dan mati di Afghanistan. Kami melakukan hal yang benar oleh warga kami dan bekerja keras untuk mengeluarkan mereka semua.”

Pekerjaan belum selesai

Menurutnya pemerintah Biden telah melakukan hal yang benar kepada 125.000 warga Afghanistan yang dievakuasi ke tempat aman.

Tapi dia mengaku pihaknya masih harus bekerja memastikan Taliban berlaku sesuai harapan masyarakat internasional, untuk memastikan orang dapat terus bepergian dengan bebas, dan hak-hak warga Afghanistan ditegakkan.

Awal bulan ini, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dicecar pertanyaan tentang apakah AS akan mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan yang sah.

“Sulit untuk memprediksi ke mana ini akan pergi di masa depan sehubungan dengan Taliban,” kata Austin saat konferensi pers 1 September.

“Kami tidak tahu seperti apa masa depan Taliban,” Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan bersama Austin.

“Saya dapat memberitahu Anda dari pengalaman pribadi bahwa ini adalah kelompok kejam dari masa lalu dan apakah mereka berubah atau tidak masih harus dilihat,” kata Milley.

Dia menambahkan bahwa dia dan Austin sama-sama berperang melawan kelompok itu selama karir militer mereka.

2.500 anggota militer AS tewas

AS memulai perangnya di Afghanistan pada Oktober 2001, beberapa minggu setelah serangan 11 September.

Taliban pada saat itu menyediakan perlindungan bagi Al-Qaeda, kelompok yang merencanakan dan melakukan serangan teroris yang menghancurkan di World Trade Center dan Pentagon.

Sejak itu, sekitar 2.500 anggota militer AS tewas dalam konflik tersebut, yang juga merenggut nyawa lebih dari 100.000 tentara, personel polisi, dan warga sipil Afghanistan.

Sekarang Taliban kembali berkuasa

Dalam minggu-minggu terakhir dari rencana eksodus pasukan asing dari Afghanistan, Taliban melakukan suksesi atas keuntungan perang yang mengejutkan.

Pada 15 Agustus, kelompok itu merebut istana presiden di Kabul, memicu pemerintah Barat untuk mempercepat upaya evakuasi warga, diplomat, dan warga sipil Afghanistan yang berisiko.

Pasukan Afghanistan sendiri tidak mau berjuang

Setelah pengambilalihan Taliban, Presiden Joe Biden membela keputusannya bahwa AS akan meninggalkan negara yang dilanda perang itu.

“Saya berdiri tegak di belakang keputusan saya. Setelah 20 tahun saya telah belajar dengan cara yang sulit bahwa tidak pernah ada waktu yang baik untuk menarik pasukan AS,” kata Biden sehari setelah Afghanistan jatuh ke tangan Taliban.

“Pasukan Amerika tidak bisa dan tidak boleh berperang dalam perang dan mati dalam perang, di mana pasukan Afghanistan sendiri tidak mau berjuang untuk diri mereka sendiri.”

“Kami memberi mereka setiap kesempatan untuk menentukan masa depan mereka sendiri. Kami tidak bisa memberi mereka keinginan untuk memperjuangkan masa depan itu,” kata Biden

Biden memerintahkan pengerahan ribuan tentara AS ke Kabul, untuk membantu pengangkutan udara kemanusiaan kolosal dan mengamankan perimeter bandara.

Pada minggu terakhir upaya evakuasi, teroris dari kelompok ISIS-K menewaskan 13 anggota layanan AS dan puluhan warga Afghanistan dalam serangan di luar bandara. Pasukan AS membalas dan melancarkan serangan dalam upaya untuk menggagalkan serangan lainnya.

Misi militer AS di Afghanistan berakhir pada 31 Agustus setelah mengevakuasi sekitar 125.000 orang ke luar negeri. Dari jumlah itu, sekitar 6.000 adalah warga negara AS dan keluarga mereka.

Sumber: Kompas

Tags: afghanistanamerika serikatDuniaHeadlineinternasionaltaliban
Post Selanjutnya
Peninjauan Vaksinasi 5 Kelurahan di 3 tempat di Kecamatan Mandau

Peninjauan Vaksinasi 5 Kelurahan di 3 tempat di Kecamatan Mandau

Warga Kampung Lalang: Terimakasih Buk Kas, Jalannya Sudah Bagus

Warga Kampung Lalang: Terimakasih Buk Kas, Jalannya Sudah Bagus

Kolom Komentar post

Sosial Media

  • 3.9k Fans
  • 199 Subscribers

BeritaTerbaru

Foto: Direktur Utama PT PDC (tengah) Heri Lesmana sedang menyampaikan pendapatnya di dalam Forum didampingi (kanan) Direktur Operation PT PDC, Agam Munawar dan (kiri) Direktur Keuangan, Fitra Adriza.

Safety First, Excellence Always: PDC Perkokoh Budaya HSSE untuk Menjaga Keandalan Operasi

21 Juli 2026
38
Menyalakan Asa Lewat Zakat, Ratusan Siswa di Wilayah Operasi PHR Zona Rokan Terima Bantuan Sekolah

Menyalakan Asa Lewat Zakat, Ratusan Siswa di Wilayah Operasi PHR Zona Rokan Terima Bantuan Sekolah

20 Juli 2026
38
Kasdam XIX/TT Pimpin Panen Raya di Bengkalis, Tegaskan Ketahanan Pangan adalah Pilar Ketahanan Negara

Kasdam XIX/TT Pimpin Panen Raya di Bengkalis, Tegaskan Ketahanan Pangan adalah Pilar Ketahanan Negara

18 Juli 2026
90
Polsek Mandau Amankan Dua Terduga Penyalahguna Sabu dan Sita Sejumlah Barang Bukti

Polsek Mandau Amankan Dua Terduga Penyalahguna Sabu dan Sita Sejumlah Barang Bukti

17 Juli 2026
101
kitty core gangbang LetMeJerk tracer 3d porn jessica collins hot LetMeJerk katie cummings joi simply mindy walkthrough LetMeJerk german streets porn pornvideoshub LetMeJerk backroom casting couch lilly deutsche granny sau LetMeJerk latex lucy anal yudi pineda nackt LetMeJerk xshare con nicki minaj hentai LetMeJerk android 21 r34 hentaihaen LetMeJerk emily ratajkowski sex scene milapro1 LetMeJerk emy coligado nude isabella stuffer31 LetMeJerk widowmaker cosplay porn uncharted elena porn LetMeJerk sadkitcat nudes gay torrent ru LetMeJerk titless teen arlena afrodita LetMeJerk kether donohue nude sissy incest LetMeJerk jiggly girls league of legends leeanna vamp nude LetMeJerk fire emblem lucina nackt jessica nigri ass LetMeJerk sasha grey biqle
RIAU24JAM.COM

Dapatkan informasi terkini seputar Riau, Nasional dan Dunia di riau24jam.com - Berita dalam genggaman

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2021 RIAU24JAM - Bagian dari PT Karya Bangun Siberkom

Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis

© 2021 RIAU24JAM - Bagian dari PT Karya Bangun Siberkom

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In