fbpx
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
RIAU24JAM.COM
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis
23 °c
Duri
26 ° Ming
26 ° Sen
26 ° Sel
27 ° Rab
Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis
23 °c
Duri
26 ° Ming
26 ° Sen
26 ° Sel
27 ° Rab
Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
RIAU24JAM.COM
Home Riau24jam

Cagar Biosfer Terbakar 100 Hektare, Sudah 11 Hari Tim BBKSDA Berjibaku Padamkan Api

oleh Yanuar
Rabu, 3 Mar 2021 | 16:58 WIB
dalam Riau24jam
39 1
0
Cagar Biosfer Terbakar 100 Hektare, Sudah 11 Hari Tim BBKSDA Berjibaku Padamkan Api
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram
Cagar Biosfer Terbakar 100 Hektare, Sudah 11 Hari Tim BBKSDA Berjibaku Padamkan Api
Tim BBKSDA Riau berjibaku padamkan api di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu (Foto dok: BBKSDA Riau).

PEKANBARU – Cagar Biosfer di Desa Bagan Benio Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis terbakar seluas lebih dari 100 hektare. Akses menuju hutan yang merupakan paru-parunya dunia itu cukup jauh sehingga menyulitkan tim pemadam dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu adalah sebuah lahan gambut raksasa di Kabupaten Bengkalis dan Siak. Dengan luas 705.271 hektare, Cagar Biosfer ini dideklarasikan UNESCO dalam Man and the Biosphere (MAB) Programme, untul mendukung industri kayu berkelanjutan.

“Lokasi kebakaran di Cagar Biosfer Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, lebih dari 100 hektare,” ujar Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Rabu (3/3) di Pekanbaru

Suharyono mengatakan, akses jalan menuju lokasi kebakaran cukup jauh. Sehingga menjadi kendala tersendiri untuk memobilisasi perlengkapan terkait pemadaman. 

“Saya langsung ke lokasi bersama tim, kendalanya ketersediaan air. Karena air dari titik kebakaran cukup jauh, ini sudah hari ke 11 tim kita berada di sana,” ucap Suharyono.

Apalagi, kata Suharyono, kontur tanah pada hutan yang terbakar di sana berjenis gambut. Kalau hujan, tanah akan terendam air. Dan jika musim kemarau tiba selama 1-2 pekan, maka tanah akan sangat kering.

“Sehingga pemantik sekecil apapun bisa menjadi pemantik yang susah dikendalikan. Kami yakin, alam tidak mengeluarkan api dengan sendirinya. Tapi ini jelas perbuatan manusia. Tinggal manusia siapa yang memantik timbulnya api, ini sedang kami tindaklanjuti. Karena terjadi beberapa spot berkaitan, antara spot 1,2 dan 3 yang kemudian jadi sangat luas,” jelasnya.

Menurut Suharyono, perkiraan lasar BBKSDA Riau, luas lahan terbakar lebih dari 100 Ha. Hutan di sana, tidak ada pohon besar. Semua tanaman kantong semar.

“Struktur tanah jenis gambut rata-rata kedalamannya di atas 2 meter. Sangat sulit jalan di sana karena butuh energi saat ke lokasi,” ucapnya.

Khusus di Giam Siak Kecil, lanjut Suharyono, pihaknya bekerja sama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan tim Balai atau resort. Ada juga dukungan TNI dan Polri, tapi di luar kawasan. 

“Karena terjadi kebakaran yang cukup sporadis juga. Satu hal yang membanggakan karena ada salah satu perusahaan membantu logistik dan personel untuk kami,” kata Suharyono. 

“Saya kira masalah kebakaran hutan ini tidak hanya penanganan, tapi moral. Kami butuh dukungan masyarakat karena api tidak muncul dengan sendirinya,” tambahnya.

Suharyono menyampaikan, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, pemerintah bukan hanya butuh air, tetapi bagaimana merubah mental pelaku kebakaran hutan dan lahan. 

“Mari kita lakukan bersama-sama. Tidak mungkin binatang membawa korek api ke hutan, pasti manusia yang membawa,” tegasnya.

Saat ini, ada 3 titik lidah api di Cagar Biosfer itu.  Dua titik di antaranya sudah ditangani dan dilakukan pemadaman. Satu titik lidah api belum tertangani karena masalah jangkauan sumber air.

“Semua selang kami sambung tapi belum sampai. Kami harapkan tidak meluas. Untuk sementara kami melakukan bahan dan keterangan dari tim BKSDA dan nanti kami koordinasikan dengan penegak hukum. Kalau kami bisa buktikan, dapat bukti-bukti awal harus ditindak. Kami lihat titik awal kebakaran, dapat diduga disiapkan untuk kebun sawit, dia tidak bisa kendalikan dan merembet ke lokasi-lokasi lain,” terangnya.

Suharyono menyebutkan, kebakaran tersebut berawal dari perbatasan dan dari dalam kawasan Cagar Biosfer. Dari dalam kawasan ini yang kemudian terhubung menjadi 3 titik. Dia menduga, pelaku pembakaran ada persiapan untuk menanam bibit sawit. 

“Biasanya begitu, untuk kali ini jangan harap bisa menanam. Karena kami lihat ada bibit sawit juga di sana. Tidak diizinkan kegiatan apapun untuk menanam sawit di sana,” pungkasnya.

(MC Riau/ASN) 



Sumber

Berita Terkait

Di Tengah Kepungan Sawit, Inovasi Suparman Gerakkan Kemandirian Ekonomi Desa Bangko Jaya

Di Tengah Kepungan Sawit, Inovasi Suparman Gerakkan Kemandirian Ekonomi Desa Bangko Jaya

6 Mei 2026
39
Satlantas polres Bengkalis Perkuat Layanan Publik, SIM Keliling Jadi Solusi Cepat

Satlantas polres Bengkalis Perkuat Layanan Publik, SIM Keliling Jadi Solusi Cepat

5 Mei 2026
57
Juara III Nasional, Bengkalis Perkuat Komitmen Tekan Kemiskinan dan Stunting

Juara III Nasional, Bengkalis Perkuat Komitmen Tekan Kemiskinan dan Stunting

28 April 2026
57
Post Selanjutnya
Petani di Riau Didorong untuk Memanfaatkan Resi Gudang

Petani di Riau Didorong untuk Memanfaatkan Resi Gudang

Kepala Daerah Diminta Hindari 7 Bentuk Tindak Pidana Korupsi

Kepala Daerah Diminta Hindari 7 Bentuk Tindak Pidana Korupsi

Kolom Komentar post

Sosial Media

  • 3.9k Fans
  • 199 Subscribers

BeritaTerbaru

Polsek Mandau Perkuat Pengelolaan Lahan Jagung, Fokus Perawatan dan Pengendalian Gulma

Polsek Mandau Perkuat Pengelolaan Lahan Jagung, Fokus Perawatan dan Pengendalian Gulma

6 Mei 2026
32
Di Tengah Kepungan Sawit, Inovasi Suparman Gerakkan Kemandirian Ekonomi Desa Bangko Jaya

Di Tengah Kepungan Sawit, Inovasi Suparman Gerakkan Kemandirian Ekonomi Desa Bangko Jaya

6 Mei 2026
39
Satlantas polres Bengkalis Perkuat Layanan Publik, SIM Keliling Jadi Solusi Cepat

Satlantas polres Bengkalis Perkuat Layanan Publik, SIM Keliling Jadi Solusi Cepat

5 Mei 2026
57
PDC Perkuat Budaya K3, Implementasi One SIKA Jadi Pilar Pengendalian Risiko

PDC Perkuat Budaya K3, Implementasi One SIKA Jadi Pilar Pengendalian Risiko

5 Mei 2026
53
kitty core gangbang LetMeJerk tracer 3d porn jessica collins hot LetMeJerk katie cummings joi simply mindy walkthrough LetMeJerk german streets porn pornvideoshub LetMeJerk backroom casting couch lilly deutsche granny sau LetMeJerk latex lucy anal yudi pineda nackt LetMeJerk xshare con nicki minaj hentai LetMeJerk android 21 r34 hentaihaen LetMeJerk emily ratajkowski sex scene milapro1 LetMeJerk emy coligado nude isabella stuffer31 LetMeJerk widowmaker cosplay porn uncharted elena porn LetMeJerk sadkitcat nudes gay torrent ru LetMeJerk titless teen arlena afrodita LetMeJerk kether donohue nude sissy incest LetMeJerk jiggly girls league of legends leeanna vamp nude LetMeJerk fire emblem lucina nackt jessica nigri ass LetMeJerk sasha grey biqle
RIAU24JAM.COM

Dapatkan informasi terkini seputar Riau, Nasional dan Dunia di riau24jam.com - Berita dalam genggaman

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2021 RIAU24JAM - Bagian dari PT Karya Bangun Siberkom

Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis

© 2021 RIAU24JAM - Bagian dari PT Karya Bangun Siberkom

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In