MANDAU, RIAU24JAM.COM — Setelah rangkaian upacara pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Mandau menutup rangkaian perayaan kemerdekaan dengan malam syukuran dan resepsi kenegaraan.
Kegiatan yang digelar Jumat malam (21/8/2026) di halaman Kantor Camat Mandau itu menjadi ruang refleksi sekaligus apresiasi. Bukan hanya untuk mengenang perjalanan panjang kemerdekaan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Mandau.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Mandau. Mereka diapresiasi atas dedikasi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera 17 Agustus lalu.
Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., menyampaikan penghargaan kepada Paskibra serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mandau yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Malam resepsi kenegaraan ini kita gelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami selaku Camat Mandau bersama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Paskibra Kecamatan Mandau tahun 2026 dan seluruh elemen Forkopimcam yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,” ujar Riki.
Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya peristiwa yang diperingati setiap 17 Agustus. Lebih dari itu, kemerdekaan harus menjadi energi untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan dan semangat membangun daerah.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama rangkaian kegiatan kemerdekaan dapat terus dijaga dan menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai agenda pemerintahan maupun kegiatan kemasyarakatan berikutnya.
“Semoga silaturahmi kita tidak terputus dan kita terus dapat berkoordinasi dalam agenda-agenda berikutnya,” katanya.
Apresiasi untuk Pawai Kreasi Kenegaraan
Dalam kesempatan tersebut, Riki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Pawai Kreasi Kenegaraan yang digelar pada 15 Agustus 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam menghidupkan semangat kemerdekaan. Kreativitas warga dalam pawai bahkan mendapat respons positif dan perhatian luas di media sosial.
Riki menyampaikan terima kasih kepada para lurah, kepala desa, Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam), kepala UPT, pihak sekolah hingga seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lurah, kepala desa, Korwilcam, kepala UPT, sekolah dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Antusiasme masyarakat menjadi kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Bagi Mandau, kemeriahan perayaan kemerdekaan bukan semata tentang panggung, parade atau seremoni. Di baliknya terdapat kerja bersama yang mempertemukan pemerintah, aparatur, dunia pendidikan dan masyarakat dalam satu semangat kebangsaan.
Pesta Rakyat Ditutup dengan Penghargaan
Malam syukuran kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hasil perlombaan sekaligus pembagian hadiah kepada kelurahan dan desa se-Kecamatan Mandau yang mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka Pesta Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pemberian hadiah menjadi penutup dari rangkaian kompetisi yang tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat di tingkat kelurahan dan desa.
Di halaman Kantor Camat Mandau, perayaan kemerdekaan akhirnya menemukan maknanya yang paling sederhana: bersyukur, menghargai pengabdian, merawat kebersamaan dan menjaga semangat gotong royong.
Sebab kemerdekaan tidak selesai ketika bendera diturunkan dari tiang. Ia terus hidup dalam cara masyarakat menjaga persatuan, menghormati pengabdian dan bekerja bersama membangun daerah.
(Rb/R24j)






Kolom Komentar post