DURI, RIAU24JAM.COM – Suara tawa renyah anak-anak memecah keheningan pagi di selasar Masjid Agung Ushuluddin, Duri. Wajah-wajah polos mereka tampak berseri, saling bercanda sambil menunggu dimulainya acara santunan dan pembekalan bagi anak yatim dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Keceriaan itu menjadi pemandangan hangat dalam kegiatan yang digelar PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Kesatuan Masjid Mushala Bekasap Sebanga (KMMBS), Badan Dakwah Islam (BDI) Zona Rokan, serta Badan Kemakmuran Masjid Agung Ushuluddin (MAU), Minggu (8/3/2026).
Sebanyak 750 anak yatim dari berbagai wilayah sekitar area operasi hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya menerima santunan, tetapi juga mendapatkan motivasi dan pembekalan semangat dari para pekerja energi di Zona Rokan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan General Manager (GM) Zona Rokan yang menyapa masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Ketua KMMBS, Achmad Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Ini merupakan agenda rutin yang kami dedikasikan bagi anak-anak yatim di area operasi Bekasap Sebanga. Ada sebanyak 750 anak yang berasal dari 49 masjid dan mushala di area operasi. Kami ingin mereka merasakan keberkahan Ramadan bersama keluarga besar PHR. Sekaligus menjadi pengingat bagi kami bahwa di setiap tetes minyak yang dihasilkan, ada doa-doa mereka yang menyertai,” ujar Achmad.
Hal senada disampaikan Ketua Badan Kemakmuran Masjid Agung Ushuluddin, Pramudyana Agus Harliyanto. Ia berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang hadir.
“Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak semua,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar anak-anak yatim mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.
“Manfaatkan teknologi gadget untuk hal-hal yang positif. Gunakan untuk belajar, menambah wawasan, dan menebar kebaikan,” pesannya.
Sementara itu, GM Zona Rokan, Andre Wijanarko, yang hadir langsung di tengah kerumunan anak-anak tampak membaur dan memberikan motivasi. Ia berpesan agar keterbatasan yang dimiliki tidak memadamkan mimpi besar mereka.
“Kalian adalah masa depan bangsa. Teruslah belajar dan berdoa. Semoga kelak adik-adik semua menjadi orang sukses yang berguna bagi bangsa dan negara,” tutur Andre.
Ia juga berharap kegiatan sosial yang dilaksanakan PHR dapat membawa keberkahan bagi semua pihak.
“Semoga kegiatan yang kita laksanakan ini membawa berkah bagi kita semua. Mohon doanya agar operasi PHR berjalan lancar, aman, dan selamat guna mendukung ketahanan energi nasional,” ungkapnya.
Semangat berbagi ini tidak hanya berlangsung di Duri. Dalam rangkaian Safari Ramadan GM Zona Rokan, kegiatan serupa juga digelar di wilayah Bangko dan Petapahan Kota Batak (Petko). Secara keseluruhan, sebanyak 300 anak yatim di tiga wilayah tersebut Duri, Bangko, dan Petko mendapatkan santunan dalam kegiatan ini.
Namun Safari Ramadan kali ini tidak hanya menghadirkan kepedulian sosial. GM Zona Rokan juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung dengan para karyawan yang berada di garis depan produksi migas.
Di tengah suasana kebersamaan saat berbuka puasa, Andre memberikan penguatan semangat kepada para pekerja agar terus menjaga komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Kita bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk ketahanan energi negeri. Saya berharap seluruh operasi di Zona Rokan tetap berjalan aman, lancar, dan selamat. Safety adalah harga mati, agar kita semua bisa pulang ke rumah dengan selamat dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” tegasnya.
Melalui tawa anak-anak yatim dan komitmen para pekerja di lapangan, Safari Ramadan PHR tahun ini menjadi gambaran nyata tentang keseimbangan antara spiritualitas, kepedulian sosial, dan dedikasi profesional dalam menjaga kedaulatan energi nasional.
Tentang PHR Zona Rokan
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR didirikan pada 20 Desember 2018.
Pertamina memperoleh amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja (WK) Rokan sejak 9 Agustus 2021. PHR kemudian ditugaskan untuk melaksanakan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi tersebut berjalan selamat, lancar, dan andal.
PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, terhitung sejak 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Wilayah operasi WK Rokan memiliki luas sekitar 6.200 km² yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Di wilayah ini terdapat 80 lapangan aktif, sekitar 11.300 sumur, serta 35 stasiun pengumpul (gathering stations).
WK Rokan menyumbang sekitar seperempat produksi minyak mentah nasional atau sepertiga produksi Pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan.








Kolom Komentar post