DURI, RIAU24JAM.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto diwakili Danposramil Bathin Solapan Koramil 03 Mandau Letda Arh Richkman Sinaga hadiri sosialisasi rencana kegiatan pengadaan tapak tanah pengeboran Minyak dan gas (migas) di lapangan Bekasap X03, X04 dan X006 serta Pematang P08, P10, P18, P20 dan P24 PT Pertamina Hulu Rokan (PT PHR) seluas 1,2 Hektare (Ha) yang berada di Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (07/12/2022) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bathin Solapan.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Manager PT PHR Rohadi, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, MR, Kapolsek Mandau AKP Hairul Hidayat, Staf PT PHR, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Buluh Manis serta masyarakat setempat.
Dalam acara tersebut, Danposramil Bathin Solapan Letda Arh Rickman Sinaga menjelaskan bahwa sosialisasi ini untuk penentuan titik lokasi pengeboran sumur minyak, luas lokasi serta ganti rugi setelah dilakukan survei lapangan oleh jasa penilai.
“Lokasi pengeboran ini masih skala kecil, karena luasnya lahan kurang lebih 1,2 Ha dan masih dibawah 5 Ha,” kata Letda Rickman.
Diharapkan, Lanjut Letda Rickman, lahan tersebut bukan ganti rugi, tetapi ganti untung.
“Dari hasil rapat, masyarakat menerima dan siap menjual tanahnya untuk lokasi pengeboran yang akan dilakukan oleh PT PHR. Dan masyarakat akan melengkapi administrasi untuk mendukung program pengeboran minyak bumi. Forkopimcam dan stakeholder siap mendukung program PT PHR dalam mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.
Camat Bathin Solapan M Rusydy, MR pun menyambut baik rencana pengeboran minyak di lapangan Bekasap dan Pematang. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan Pengeboran minyak di Kecamatan Bathin Solapan ini. Dan kepada Pihak PT PHR untuk menerangkan dan menjelaskan secara terperinci mengenai sosialisasi ini.
“Kita berharap pihak PT PHR dapat memberikan sosialisasi dan edukasi secara jelas dan terperinci terhadap masyarakat yang akan diganti rugi lahan nya, Serta dapat juga menjelaskan bagaimana konsep sumur yang akan dibuat demi kenyamanan dan keselamatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager PHR Rohadi menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan adalah progres kerja PHR untuk produksi minyak nasional tahun 2023. Kita memiliki target masif dan agresif dalam meningkatkan produksi minyak.
“Dimana untuk informasi operasional PHR
keseluruhan sumur minyak sebanyak 400. Hingga saat ini sudah terbuka 383 sumur. Nantinya ada penilaian dimana masing-masing pemilik tanah/lahan benar-benar transparansi karena penilaian tersebut untuk dasar ganti rugi,” paparnya.
Setelah kegiatan sosialisasi, pihak PHR bersama Forkopimcam Bathin Solapan akan melakukan Survey agar operasional PHR berdampak positif di tengah-tengah masyarakat.(*)










Kolom Komentar post