DURI, RIAU24JAM.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bengkalis, Ahad (04/07/22) yang berlangsung di Hotel Grand Zuri, Duri, Kecamatan Mandau, kembali memberikan amanah kepada dr. H. Rinaldi Syahputra, Sp.B, Finacs, FICS, C.M.C untuk memimpin IDI untuk tiga tahun ke depan.
Muscab yang diikuti ratusan dokter baik secara offline (hadir) maupun online (jarak jauh) menghasilkan kepemimpinan periode 2022-2025 secara aklamasi setelah calon ketua yang lain yaitu dr. Fadler Hidayat Sp.OG(K) Obginsos MMRSmengundurkan diri saat memasuki proses pemilihan.
” dr Rinaldi Syahputra yang merupakan ketua periode sebelumnya kembali mendapatkan dukungan secara aklamasi. Hal ini tentunya sangat menggembirakan bagi kita semua, karena muscab berjalan lancar, penuh rasa kekeluargaan,” ujar Presidium Muscab IDI / Steering Committee, dr. Benni Andica Surya, Sp.PD kepada media, usai muscab.
Pada muscab ini dijelaskan Benni belum membicarakan soal program IDI Bengkalis ke depan. Saat ini masih dalam tahap pemilihan ketua baru. ” Setelah ini ketua baru bersama tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan berdasarkan kebutuhan organisasi. Semoga IDI Bengkalis makin besar dan berbuat lebih banyak dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Muscab IDI Kabupaten Bengkalis 2022, dr. Amri Praidhi, M.K.M mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan muscab terlebih dahulu dilakukan penjaringan terhadap calon-calon ketua yang akan maju.
” Ada empat calon yang menyatakan siap maju pada muscab tahun ini. Setelah dilakukan verifikasi, hanya dua calon yang dinyatakan memenuhi syarat, pertama incumbent (ketua lama) dr. Rinaldi Syahputra dan dr. Fadler Hidayat,” paparnya.
Untuk mengantisipasi peserta muscab yang berhalangan hadir dikarenakan jarak, dan kendala lainnya, maka lanjut Amri, pihak panitia menyediakan opsi pemilihan secara online menggunakan format. Dimana nanti apabila muscab tidak mencapai musyawarah mufakat dan mengharuskan voting, maka pilihan bisa ditentukan memakai format yang sudah tersedia.
“Sesuai absensi tadi yang hadir (offline) sekitar 80-an lebih. Sedangkan yang online sisanya dari 400 anggota IDI di Bengkalis,” tukasnya.
(Rb)








Kolom Komentar post