
PEKANBARU- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau bersama dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), melakukan kolaborasi untuk penyelamatan lahan gambut di Riau. Total ada tiga kegiatan yang dilakukan DLHK Riau bersama BRGM.
Kepala DLHK Riau, Mamun Murod mengatakan, kegiatan pertama yang dilakukan yakni dengan melakukan pembahasan lahan gambut dengan membuat sekat kanal terutama bagi sungai yang alirannya langsung ke laut. Karena lokasi ini rawan terjadi kebakaran karena kekeringan.
“Sekat kanal difokuskan dilokasi yang dianggap rawan kebakaran, seperti yang dekat dengan laut. Ini penting dilakukan agar gambut tetap basah,” kata Murod, Selasa (6/4/2021).
Kemudian yang kedua, pihaknya juga melakukan revegetasi di wilayah-wilayah yang sudah kritis. Dan yang ketiga yakni melakukan revitalisasi ekonomi, hal inu dilakukan disekitar kawasan hutan yang cukup banyak penduduk nya dan perekonomian nya lemah.
“Diwilayah sekitar kawasan hutan yang masyarakatnya ekonomi nya masih lemah, dibantu dengan memberi bantuan ternak, tanaman yang menghasilkan termasuk alat-alat yang bisa digunakan untuk mencari nafkah,” ujarnya.
(Mediacenter Riau/ms)








Kolom Komentar post