
PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan bahwa saat ini film dengan unsur kebudayaan dan kisah zaman dahulu kala mulai banyak disenangi bahkan tingkat Internasional.
Dengan adanya sistem digitalisasi saat ini, jelasnya, ada perusahaan perfilman digital Amerika yang senang dengan nuansa budaya dan itu yang sekarang yang digemari masyarakat.
“Berdasarkan pemetaan mereka (perfilman Amerika Serikat, red) melihat dari apa yang disenangi sekarang oleh masyarakat,” katanya saat pelantikan Komisi Film Daerah Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu malam (31/3/2021).
Menurut Gubri, orang-orang banyak sekarang sudah kembali seperti masa lalu. Kembali melihat budaya-budaya sehingga pada waktu adanya kegiatan lomba film, banyak daerah di Indonesia yang mengusung tema kebudayaan.
“Semuanya nuansa adalah nuansa budaya, jadi karena itu tak salah lah Komisi Film Daerah Provinsi Riau juga harus menampilkan budaya-budaya Riau,” ucapnya.
Untuk itu ia berharap, ke depannya dengan memanfaatkan digitalisasi meskipun hanya lima menit saja itupun sebuah karya sudah dianggap film.
Gubri menambahkan, melalui dilantiknya Komisi Film Daerah Riau diharapkan sukses membawa insan perfilman yang ada di Riau sehingga perfileman di Riau dapat berjaya di masa yang akan datang.
“Salah satu contoh film digital Riau yang sukses di tingkat nasional adalah kue khasidah,” tutupnya.
(mcr/dw)








Kolom Komentar post