
PEKANBARU – Di masa pandemi Covid-19, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kabupaten/kota se-Provinsi Riau diharapkan harus memiliki program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Masrul Kasmy saat membuka Rapat Pleno TPAKD Ke 1 se-Provinsi Riau Tahun 2021 di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (1/4/2021).
Adapun program yang mampu mendorong perekonomian ditengah pandemi maupun pasca pandemi Covid-19 kata Pj Sekda adalah dengan mengembangkan sektor riil yaitu UMKM.
Sektor riil tersebut lanjutnya dipercaya dapat menggerakkan perekonomian daerah, menggali potensi daerah yang dapat dikembangkan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.
Diungkapkannya, sektor riil juga mendorong optimalisasi potensi sumber dana didaerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk mengembangkan UMKM, usaha rintisan dan membiayai pembangunan sektor prioritas sehingga program yang telah disusun dan diimplementasikan memberikan manfaat bagi masyarakat se Provinsi Riau.
“Semoga implementasi dan rencana aksi program TPAKD tahun 2021 mampu memulihkan perekonomian daerah pasca pandemi Covid-19,” harapnya.
Sementara dalam penyusunan program kerja tahun 2021, Pj Sekda Riau juga mengharapkan TPAKD berpedoman pada arah kebijakan dan Roadmap Nasional TPAKD 2021-2025, yang mana fokus utamanya adalah pelaksanaan program tematik TPAKD yaitu akselerasi pembukaan tabungan dan pembiayaan yang mudah, cepat dan berbiaya rendah melalui digitalisasi produk atau layanan keuangan serta melaksanakan business matching untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah.
(Mediacenter Riau/nv)









Kolom Komentar post