Pekanbaru– Gubernur Riau Syamsuar mengharapkan transaksi digital berbasis elektronik dapat meningkat di Provinsi Riau. Hal ini disampaikan Gubernur Riau saat melakukan pengukuhan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Riau , Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (31/3/2021)
Dalam Pertemuan ini turut hadir Kajati Riau, Kapolda Riau , Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau, Kepala OJK Perwakilan Riau, Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar beserta Jajaran.
Gubernur Riau menyampaikan dengan terbentuknya TP2DD di Provinsi Riau , Kota Pekanbaru, dan Kabupaten Kampar akan membantu Kabupaten kota lainnya di Riau dalam Mereplikasi pembentukan TP2DD di masing masing Pemda di Riau. Â
” TP2DD Provinsi Riau , Kota Pekanbaru, dan Kabupaten Kampar merupakan pilot project TP2DD di wilayah Provinsi Riau. sehingga akan sangat membantu daerah kabupaten kota lainnya dalam meriplekasi pembentukan TP2DD diwilayahnya masing-masing.Â
Sesuai arahan Presiden , Pembentukan TP2Dd diseluruh kabupaten kota di Riau diharapkan akhir tahun 2021 sudah bisa terbentuk atau lebih cepat dari yang ditargetkan,” Ungkap Gubernur Riau Syamsuar.Â
Lebih lanjut Gubernur Riau juga menyampaikan sangat memberi perhatian terhadap investor yang datang ke Provinsi Riau.Â
” Minggu lalu investor dari Singapura juga bertemu saya, dan menawarkan untuk Industri Hilir sawit di Provinsi Riau. tentunya Komitmen Pemerintah Provinsi Riau memberikan kemudahan dan Pelayanan Prima kepada Investor yang mau menanamkan modalnya di sini,” ucap Gubernur.Â
Lebih lanjut Gubernur Riau mengakui Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya melakukan transformasi digital. Hal ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan Ekonomi dan pemerataan Pembangunan.Â
” Dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi diharapkan kondisi masyarakat menuju kepada yang lebih baik, dan sejahtera serta meningkatkan kewirausahaan dan pelayanan publik kepada masyarakat”. Tutur Gubernur Riau Syamsuar.Â
Gubernur Riau turut mengajak semua stakeholder untuk mendorong pemulihan industri di provinsi Riau untuk menopang pertumbuhan ekonomi Nasional dan Pertumbunan Ekonomi Daerah.Â
”mari bersama sama mendorong industri di Riau ini bisa pulih kembali, sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi Nasional dan juga meningkatkan pertumbuhan Ekonomi Daerah. Mari Bekerja Keras untuk memulihkan Ekonomi Riau” pungkasnya.Â
Sementara itu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau Decymus menerangkan tujuan utama TP2DD adalah mendorong peningkatan pendapatan asli daerah melalui elektronifikasi transaksi Pemerintah atau ETP, baik itu pembayaran pajak , retribusi dan juga perizinan.Â
“TP2DD diharapkan mengatasi kesulitan perkembangan digital di Riau yaitu keterbatasan infrastruktur di daerah dan kesiapan infrastruktur Bank Pengelola BRK. Dari sisi makro ekonomi digitalisasi merupakan peluang bagi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan Pemerataan pembangunan. selanjutnya percepatan digitalisasi elektronifikasi fiskal semakin mendesak pada saat ini,”terangnya.
MC Riau/HMH.









Kolom Komentar post