
PEKANBARU – Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengungkapkan bahwa 12 unit ekskavator milik pemerintah Provinsi Riau yang digunakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah terpantau Global Positioning System (GPS).
Ekskavator ini sudah termasuk cukup canggih karena alat ini sudah dideteksi langsung melalui handphone,” katanya saat diwawancarai usai peninjauan digudang Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau di jalan Labersa Pekanbaru, Kamis (18/3/2021).
Dikatakan Wagubri, dimanapun keberadaan ekskavator tersebut beroperasi keberadaannya akan tetap terpantau hanya dengan menggukan handphone melalui GPS.
“Sehingga melalui handphone kita akan mengetahui apakah alat ini sedang bekerja atau tidak dan apakah alat ini sedang menggunakan bahan bakar atau tidak,” tuturnya.
Ia berharap melalui alat berat yang berupa ekskavator tipe PC 130 milik pemerintah Provinsi Riau dalam penanganan Karhutla bisa dimanfaatkan serta dikendalikan dan dikontrol dengan baik.
“Tentu upaya-upaya ini dalam rangka agar penanggulan karhutla dapat diatas secara lebih maksimal lagi,” tutupnya. (MCR/JD)









Kolom Komentar post