
PEKANBARU – Wakil Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI, Fadel Muhammad menyampaikan sudah saatnya koperasi-koperasi yang ada di Provinsi Riau untuk tumbuh dan berkembang.
Ia juga menuturkan beberapa komponen yang perlu menjadi perhatian bagi koperasi di Provinsi Riau untuk dimasa depan yaitu koperasi harus melakukan koordinasi atau kerjasama dengan pemerintah daerah setempat.
“Tanpa dukungan dari pemerintah daerah akan sulit tumbuhnya Inkopkar (Induk Koperasi Karyawan) di Riau,” katanya, saat di wawancara usai hadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Puskopkar Riau, di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (09/03/21).
Komponen selanjutnya, yang perlu menjadi perhatian yaitu terkait pembangunan perumahan, dengan memanfaatkan lahan-lahan yang tersedia.
Untuk itu, pihaknya mengatakan jika masih ada yang mengalami permasalahan yang berhubungan dengan kepolisian ataupun permasalahan internal untuk segera diselesaikan.
Ia mengatakan sekarang saatnya koperasi yang ada di Provinsi Riau untuk tumbuh dan berkembang karena saat ini dengan adanya dana stimulan yang berkenaan percepatan pemulihan ekonomi dapat dimanfaatkan oleh koperasi.
“Percepatan pemulihan ekonomi ini harus dimanfaatkan oleh koperasi, tanpa mereka memanfaatkan momentum ini akan sayang,” ujarnya.
Dijelaskannya, percepatan pemulihan ekonomi ini momentum yang harus dimanfaatkan koperasi, karena data stimulan yang dipersiapkan lima triliun yang bisa dimanfaatkan. Pihaknya juga mengaku bahwa terkait penggunaan dana stimulan ini dari perbankan siap mendukung.
Selain itu, ia menambahkan terkait digitalisasi koperasi yang mana saat ini semua hal berkaitan dengan teknologi, karena menurutnya, teknologi instrumen yang terbaik untuk memajukan koperasi.
“Instrumen ini juga digunakan untuk memajukan monitoring perkembangan yang ada,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution menyebutkan sesuai harapan dari Wakil Ketua MPR RI tersebut agar Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) Riau untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, maka pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendustrian dan Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau untuk mempelajari hal-hal yang menjadi permasalahan bagi Puskopkar Riau ini.
“Karena memang (Puskopkar Riau) ini sudah tujuh tahun tidak aktif, permasalahan dimana kita betul-betul lihat secara utuh,”
Wagubri menyampaikan nantinya setelah dipelajari hal yang permasalahan bagi Puskopkar Riau dapat disampaikan ke Gubernur Riau atau Wagubri.
“Sehingga dari hal tersebut bisa menjalin komunikasi antara Puskopkar Riau dengan pemerintah,” pungkasnya. (MCR/DW)









Kolom Komentar post