BENGKALIS, RIAU24JAM.COM — Penanganan kasus narkotika yang melibatkan tiga oknum anggota Polri dan empat warga sipil di Kabupaten Bengkalis kini memasuki tahapan proses hukum yang berbeda. Ketujuh orang tersebut sebelumnya diamankan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis dalam penggerebekan di kamar 218 dan 204 Hotel Marina, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., mengonfirmasi bahwa dua oknum polisi berinisial Briptu MA dan Brigpol PP saat ini diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Keduanya diduga tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga terlibat dalam peredaran narkotika.
Sementara itu, satu oknum polisi lainnya berinisial Bripda MS serta empat warga sipil berinisial C, O, R, dan Z tidak lagi berstatus tahanan. Berdasarkan hasil asesmen Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), mereka menjalani program asesmen lanjutan dan rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru.
“Dua oknum polisi tersebut akan diproses pidana umum dan juga menjalani sidang etik. Sanksi terberatnya adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Sedangkan satu oknum polisi bersama empat warga sipil saat ini telah menjalani rehabilitasi yang sudah berjalan selama satu pekan,” ujar AKBP Fahrian, Jumat (30/1/2026) sore.
Kapolres menegaskan, institusinya tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Ia mencontohkan, saat bertugas di Polres Indragiri Hulu (Inhu), dirinya telah menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap enam anggota yang terbukti terlibat kasus serupa.
Lebih lanjut, AKBP Fahrian menyebut Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah strategis dan rawan sebagai jalur masuk peredaran narkotika. Karena itu, pihaknya menargetkan penanganan lebih dari seribu kasus narkoba sebagai bentuk keseriusan dalam pemberantasan narkotika.
“Jika ada anggota Polri yang terlibat, silakan laporkan. Saya pastikan akan ditindak tegas. Ini mencoreng dan memalukan institusi. Pemberantasan narkoba membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.***









Kolom Komentar post