MANDAU, RIAU24JAM.COM — Setelah melalui proses seleksi ketat dan penampilan kompetitif dari berbagai grup band tingkat SMP dan SMA se-Kecamatan Mandau, Dewan Juri Festival Kesenian dan Kebudayaan Bermasa 2025 menetapkan tiga grup band terbaik yang berhak melaju ke babak final.
Tiga finalis tersebut yakni Grup Band SMAS Cendana, SMAN 4 Mandau, dan SMAN 2 Mandau. Penampilan ketiganya dalam perebutan Juara I, II, dan III sukses memukau ratusan penonton yang memadati halaman Kantor Camat Mandau, Ahad (21/12/2025) malam.
Festival Kesenian dan Kebudayaan Bermasa 2025 dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bengkalis yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Edi Sakura, Anggota DPRD Bengkalis Dapil Mandau Syaiful Ardi dan Syafroni Untung, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Bathin Solapan dan Talang Muandau, Danramil 03/Mandau, Korwilcam Mandau dan Bathin Solapan Peppi Sumanty, para kepala UPT, kepala sekolah SMP dan SMA, serta para lurah se-Kecamatan Mandau.
Camat Mandau Riki Rihardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Kesenian dan Kebudayaan Bermasa tahun 2025 merupakan pelaksanaan tahun kedua. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan dukungan penuh Ketua DPRD serta Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.
“Festival ini menjadi ruang kebersamaan dan hiburan masyarakat. Seluruh peserta merupakan pelajar murni tingkat SMP dan SMA dari Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Inilah bentuk komitmen kita dalam mendukung kreativitas generasi muda,” ujar Riki.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Mandau mengakomodasi aspirasi masyarakat agar festival ini tetap berlanjut, sejalan dengan program Bermasa Bupati Bengkalis, Kasmarni.
“Terima kasih kepada Bupati Bengkalis dan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis. Semoga Festival ini berjalan lancar hingga akhir acara dan membawa kebahagiaan bagi kita semua,” tuturnya, seraya menyampaikan doa dan empati bagi masyarakat yang tertimpa musibah di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha menegaskan bahwa Festival Kesenian dan Kebudayaan Bermasa memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan pemersatu masyarakat.
“Festival ini menjadi wadah untuk menampilkan potensi daerah, menghidupkan kembali tradisi, serta mendorong tumbuhnya seniman-seniman muda agar semakin mencintai seni dan budaya,” ungkap Septian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya kepada Camat Mandau Riki Rihardi beserta jajaran.
Festival Kesenian dan Kebudayaan Bermasa 2025 menjadi momentum penting dalam meningkatkan apresiasi seni, memperkuat kolaborasi pelestarian budaya, serta mendorong geliat pariwisata dan UMKM lokal yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga dan mengembangkan seni serta budaya agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang. Melalui Festival ini, kita tidak hanya merayakan keindahan seni, tetapi juga merajut nilai-nilai luhur warisan para pendahulu,” pungkas Septian.
Berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri, Juara I Festival Kesenian dan Kebudayaan Bermasa 2025 diraih oleh SMAN 2 Mandau, Juara II SMAN 4 Mandau, dan Juara III SMAS Cendana Duri.***








Kolom Komentar post