Riau24jam – Persaingan adalah hal yang lumrah terjadi di dunia kerja, apapun itu pekerjaannya. Persaingan sejatinya dibutuhkan untuk memotivasi dalam meningkatkan produktivitas. Persaingan ini harus diatur dalam sebuah batasan agar bisa berjalan dengan sehat dan berimbas baik.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa persaingan di kalangan para profesional muda saat ini lebih berat, menantang, bahkan terkesan kejam. Untuk itu, anda harus selalu waspada dalam menghadapi rekan kerja yang bisa jadi ia memiliki jiwa kompetitif yang luar biasa.
Pastikan anda mengenal dengan baik tipe dan karekter rekan kerja serta menentukan langkah yang tepat untuk menghadapinya agar masa depan karir anda terjaga.
Apa saja tipe karakter rekan kerja serta cara menghadapinya? berikut ini adalah ulasannya:
Si tukang sabotase
Di urutan paling atas ada rekan kerja dengan tipe ‘si tukang sabotase’. Ini adalah tipe paling ‘kejam’, karena di depan anda ia tampak manis, mudah membantu, dan dekat dengan anda seolah ia menjadi rekan sekaligus sahabat yang baik. Namun di hadapan atasan ia bisa dengan mudah mengakui hasil kerja tim sebagai hasil pribadinya, bahkan ia tak segan merendahkan kinerja rekan lainnya. Hadapi dengan kewaspadaan yang tinggi.
Si pusat perhatian
Kalau punya rekan kerja seperti ini, sebaiknya jangan pernah menyampaikan keluh kesah yang anda rasakan terkait pekerjaan atau bergosip dengannya. Karena si pusat perhatian punya kegemaran memata-matai rekan kerja lainnya untuk disampaikan pada atasan karena ia ingin selalu terlihat hebat dan memikat hati atasan. Ia juga tak segan mengadu domba dengan berbagai macam gosip dengan tujuan menciptakan kekacauan untuk menghambat kerja mereka.
Si cepat
Rekan kerja tipe yang satu ini biasanya suka main trabas, pekerjaan dilakukan dengan sistem ‘asal cepat selesai’. Memang sekilas tidak merugikan anda, namun jika ia ada di dalam tim anda, maka penting untuk memeriksa kembali hasil pekerjaanya, karena si cepat biasanya tidak begitu memperhatikan detail kerjanya.
Si introvert
Memiliki rekan kerja yang tertutup dan penyendiri menjadi tantangan tersendiri jika ia ada di dalam tim anda. Kerja sama tim akan susah tercapai jika didalamnya terdapat anggota yang introvert. Ia menyimpan ide-idenya sendiri dan memilki strategi kerja tersendiri.
Si kooperatif
Siapa sih yang tidak ingin punya rekan kerja yang mudah diajak kerja sama dan suka menolong?, semua pasti menginginkannya. Si kooperatif ingin selalu terlihat memilki inisiatif tinggi baik dihadapan rekan kerja serta atasan, karenanya terkadang ia terlihat seperti mencari muka.







Kolom Komentar post