DUMAI, RIAU24JAM.COM – Pandemi covid 19 yang saat ini tengah melanda Indonesia memiliki dampak yang signifikan salah satunya pada sektor pendidikan. Hal tersebut menuai perhatian khusus dari Universitas Riau (UNRI) yang kini menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) bagi mahasiswa. Tidak dapat dipungkiri adanya pandemi covid 19 ini memunculkan banyak problematika dalam pelaksanaan Kukerta mahasiswa.
Dalam mengantisipasi hal tersebut, terdapat perubahan perihal ketentuan pelaksanaan Kukerta yang telah diberlakukan sejak tahun lalu. Jika sebelum covid 19 mahasiswa menjalani Kukerta selama 60 hari, sejak tahun lalu, maka saat ini kukerta hanya dilaksanakan selama 40 hari saja.
Di era pandemi saat ini, mahasiswa Kukerta harus menyelenggarakan kegiatan yang mendukung pencegahan dalam penyebaran covid 19 di desa tempat pengabdian sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh UNRI.
Diberlakukannya ketentuan ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa dalam melaksanakan Kukerta. Hal ini terbukti adanya mahasiswa Kukerta balik kampung Pelintung yang telah melakukan penyemprotan desinfektan dalam rangka upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran covid 19 di lingkungan masjid Nurul Iman, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Minggu (18/7) pagi.
Program penyemprotan cairan desinfektan yang dilaksankan ini sangat sederhana yakni menggunakan bahan rumah tangga yaitu cairan pemutih yang dicampur dengan air.
Lebih jauh dijelaskan oleh penanggung jawab kegiatan penyemprotan ini, Yusni Rahmayanti bahwa kegiatan ini dimulai dengan mempersiapkan bahan aktif untuk membuat desinfektan tersebut, setelah itu barulah mempersiapkan alat yang akan digunakan untuk penyemprotan nanti.
“Kami mengutamakan untuk membeli bahan terlebih dahulu, kemudian baru mencari alatnya untuk menyemprot yang kami pinjam dari salah satu warga, Pak Mursalim.”, ujarnya.
Penyemprotan pada masjid ini dilakukan dua hari sebelum hari raya Idul Adha guna untuk mensterilisasikan area masjid menjelang hari raya Idul Adha 1442 H.
Berdasarkan keterangan tersebut didapatkan mahasiswa mengutamakan bahan disinfektan yang akan digunakan agar tidak berdampak negatif bagi lingkungan serta tetap mematuhi protokol kesehatan upaya pecegahan covid 19 dan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan WHO.
Lanjutnya Yusni juga menjelaskan bahwa penyemprotan yang dilakukan selama sekitar satu setengah jam ini dilakukan dengan menggunakan hand sprayer tepatnya setelah gotong royong.
“Selama penyemprotan berlangsung kami mendapatkan respon baik dari masyarakat setempat dan belum mengalami kendala. Untuk pelaksanannya, kami langsung melakukan penyemprotan yang sebelumnya sudah melakukan koordinasi dan survei bersama pihak desa untuk rute penyemprotan tersebut.” ungkapnya.
Beberapa pencegahan covid 19 sudah dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai setempat dan adanya mahasiswa KKN balek kampung Kelurahan Pelintung Universitas Riau ini diharapkan dapat mendukung masyarakat agar selalu cepat tanggap covid 19. Proyeksi kedepannya terkait pecegahan ini dapat mengurangi pasien yang terpapar covid 19.








Kolom Komentar post