
PEKANBARU – Bakti sosial kemasyarakatan aksi donor darah yang dihelat oleh Relawan Peduli Covid-19 Provinsi Riau akan menjadi agenda tahunan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Relawan Peduli Covid-19 Provinsi Riau, Toni saat memberikan sambutan dalam acara bakti sosial donor darah dan plasma konvalesen “Riau Mendonor, Gerakan 3.000 Kantong Darah Ramadhan” di Hotel Furaya Pekanbaru, Senin (22/3/2021).
Toni menyampaikan, kegiatan donor darah telah dilaksanakannya sejak satu tahun yang lalu, yang mana telah tercapai target sebanyak 1.000 kantong darah sehingga mendapat empati dari banyak pihak.
“Tahun lalu kita juga melaksanakan kegiatan serupa dengan target 1.000 kantong darah dan melebihi target hingga 2.560 katong darah sehingga mendapat empati dari banyak pihak,” terangnya.
Salah satu bentuk empati yang diterima, lanjut Toni, yakni mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang langsung diberikan Ketua Umum MURI, Jaya Suprana melalui virtual.
Adapun tahun ini kegiatan serupa juga digelar yang dikenal dengan nama Aksi Riau Mendonor, Gerakan 3.000 Kantong Darah Ramadhan.
Untuk kegiatan donor darah yang ditaja Relawan Peduli Covid-19 kali ini bersempena dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Korem 031/WB dan Kodim 0301/Pekanbaru, HUT ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana tahun 2021, serta HUT ke-57 Dharma Pertiwi tahun 2021.
“Kegiatan ini kami namakan Riau Mendonor, Gerakan 3.000 Kantong Darah Ramadhan dengan tujuan agar masyarakat Riau khusunya Kota Pekanbaru bisa turut serta ambil bagian dalam menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin dan dapat dilaksanakan oleh individu pendonor karena donor darah sehat dan bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” jelasnya.
“Semoga dengan Riau Mendonor, Gerakan 3.000 Kantong Darah masyarakat Riau akan menjadikan donor darah sebagai salah satu life style sehingga menjadi tradisi dalam diri semua individu,” harapnya.
Kegiatan donor darah akan dilaksanakan selama 6 (enam) hari kedepan, mulai dari tanggal 21-27 Maret 2021.
“Dari laporan yang kita terima, kemarin telah terkumpul 958 kantong darah dari pendaftar sebanyak 1.163 orang,” ujarnya.
“Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan, karena sesuai data dan pengalaman yang dilihat bahwa memasuki bulan Ramadhan PMI kekurangan stok darah, maka kami berinisiatif melakukan donor darah massal,” terang Toni.
Sementara itu, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengatakan pihaknya memberikan dukungan terhadap kegiatan yang dihelat Relawan Peduli Covid-19 Provinsi Riau.
Wagubri berharap kegiatan sosial seperti donor darah harus menjadi bagian dari kesadaran masyarakat Riau, karena hal seperti itu menurutnya menunjukkan jati diri anak Riau bahwa yang hidup di Bumi Melayu Riau mempunyai jiwa peduli, saling tolong-menolong dan tidak melihat perbedaan baik agama ras suku, politik dan lainnya.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung kegiatan donor darah akan dijadikan agenda tahunan Relawan Peduli Covid-19, karena kita juga melihat setiap menyambut bulan suci Ramadhan kebutuhan akan darah sangat tinggi,” jelasnya.
Apalagi pengumpulan kantong-kantong darah di PMI seluruh daerah, sebut Wagubri belum mencapai target, untuk itu perlu melakukan upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan akan darah. (MCR/NV)








Kolom Komentar post