PANGKALAN, RIAU24JAM.COM – Pemerintah sempat menutup segala macam kegiatan yang mengakibatkan keramaian seperti konser, acara-acara outdoor (luar ruangan), maupun indoor (dalam ruangan) termasuk acara pesta pernikahan disaat mewabahnya virus corona pada pertengahan tahun lalu.
Kini pemerintah telah memberikan kelonggaran dengan sebutan New Normal atau tatanan baru untuk masyarakat dapat melangsungkan acara yang mengundang keramaian namun dengan catatan tetap melakukan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan mencuci tangan.
Setelah aturan tatanan baru diberlakukan, ramai masyarakat yang akhirnya mulai mengadakan acara. Yang paling sering setiap minggunya akan ada acara pernikahan disudut-sudut jalan.
Momentum tatanan baru ini dimanfaatkan dengan sebaiknya oleh pengusaha papan bunga di Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat, Ipon Afdila Yufi. Yang kemudian menamai merek usahanya dengan nama Fadillah Florist yang beralamat di Jl. Lintas Pangkalan – Kapur 9 KM.2 Jorong Pasar Baru Kab.50 kota.
Ipon mengatakan jika usahanya ini bermula dari melihat konsep papan bunga yang akan bergeliat pada beberapa tahun kedepan. Bersamaan dengan diizinkannya masyarakat mengadakan acara indoor maupun outdoor.

“Alhamdulillah, untuk sampai bulan ini saja (15 maret) sudah 24 buah papan bunga yang dikirim ke beberapa daerah disekitar Pangkalan” ucapnya.
Papan bunga yang ditawarkan Ipon saat ini adalah papan bunga bertipe kayu rustic. Dengan tampilan yang lebih minimalis menciptakan kesan yang manis yang tidak hanya ditampilkan untuk ucapan pernikahan namun dapat digunakan untuk ucapan lainnya.
Ipon mematok biaya pemesanan papan bunga sebesar Rp.200.000,- dengan jarak pengantaran yang ditentukan. Semakin jauh jarak pengantaran maka Ipon mengenakan biaya pengantaran dalam setiap pemesanan.
“Saat ini papan bunga kami telah dipesan dibeberapa daerah, paling jauh hingga Bangkinang, biasanya pengantaran seperti itu akan kita kenakan biaya tambahan sesuai jauh tempat pengantaran” tambahnya.
Ipon mengawali bisnisnya dengan lima papan bunga yang satu papan bunganya memiliki modal sekitar satu juta rupiah lengkap dengan ornamen-ornamen pendukung lainnya.
Pada awalnya Ipon hanya bermodalkan lima papan bunga, namun setelah tiga bulan berjalan kini dia menambahkan lagi papan bunga sebanyak 15 buah.
“Saya memulai usaha ini dengan lima buah papan bunga, melihat prosespeknya menjanjikan saya beranikan diri untuk menambah papan bunga lainnya, kini saya sudah punya 20 papan bunga yang siap dipesan”, ungkapnya.
Saat ditanyai tentang prospek, Ipon menyadari ini akan menjadi bisnis yang menjanjikan, disamping saat ini ia berbisnis ikan kolam.
“Kita lihat saja, dimasa pandemi seperti ini peningkatan pemesanan malah semakin naik, ini berarti setelah wabah selesai, akan banyak pemesanan untuk papan bunga”, pungkasnya.










Kolom Komentar post