fbpx
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
RIAU24JAM.COM
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis
Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis
Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
RIAU24JAM.COM
Home Nasional Opini

Jadilah Humanis Sebelum Menjadi Jurnalis

oleh Leon
Rabu, 12 Okt 2022 | 02:58 WIB
dalam Opini, Riau24jam
27 2
0
Jadilah Humanis Sebelum Menjadi Jurnalis
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Riau24jam – Jurnalis itu adalah profesi yang unik. Tidak perlu sekolah khusus untuk bisa jadi seorang pewarta. Walaupun banyak jurnalis yang menempuh pendidikan formal dulu sebelum menyandang gelar wartawan.

Namun lebih banyak yang jadi wartawan tanpa lulus pendidikan khusus jurnalistik. Ilmunya darimana? ya dari belajar otodidak, atau nekat saja menjadi wartawan.

Saya salah satunya atau anda, jangankan kuliah di jurusan jurnalistik, Namun telah berprofesi sebagai jurnalis.

Dulu buku adalah sumber utama belajar segala ikhwal jurnalistik. Diskusi bersama teman-teman wartawan lainnya adalah cara untuk memperdalam mengenai jurnalisme dan praktik-praktiknya.

Berita Terkait

Etika yang Tergerus: Polemik “Media Sampah” dan Riuhnya Amplifikasi Digital

Etika yang Tergerus: Polemik “Media Sampah” dan Riuhnya Amplifikasi Digital

1 April 2026
46
Mobdin Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Terjungkal di Lintas Pakning, Sunyi yang Menggema di Balik Kecepatan

Kasatlantas, AKP Shandra: Micro Sleep Picu Tabrakan Innova dan Fortuner di Lintas Pakning

31 Maret 2026
262
Mobdin Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Terjungkal di Lintas Pakning, Sunyi yang Menggema di Balik Kecepatan

Mobdin Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Terjungkal di Lintas Pakning, Sunyi yang Menggema di Balik Kecepatan

31 Maret 2026
391

Mengikuti berbagai pelatihan adalah cara lain untuk menambah pengetahuan dan kemampuan dalam bidang jurnalistik.

Internet yang semakin mudah diakses, kini menjadi sarana alternatif untuk terus belajar mengenai profesi ini. Dan tentunya proses belajar yang paling utama adalah praktik liputan.

Baca Juga:   Satresnarkoba Bengkalis Bekuk 3 Pelaku, Satu Honorer PU Tersandung Sabu

Pelatihan bagaimana meliput isu keberagaman, Bagaimana memahami konflik dan sumber pemicunya, lalu memposisikan sikap netral saat meliput tentang sebuah konflik.

Tujuannya adalah memahami prinsip jurnalisme damai. Jurnalis harus mencegah dirinya memihak pada kelompok sesuai dengan orientasi ideologinya.

Jurnalis dituntut berdiri di tengah-tengah, berimbang dalam laporannya. Sebab, dalam banyak kasus liputan konflik, jurnalis sadar atau tidak, justru menjadi ‘provokator’, ikut menghangatkan situasi.

Menyiram bensin pada kelompok yang bertikai lewat tulisannya. Pemilihan frase, kalimat dan terminologi harus benar-benar dipahami dalam semangat peace journalism.

Ini tidak mudah. Sebab, dalam praktiknya kebijakan News Room baru menurunkan jurnalis saat ekskalasi konflik sudah hampir mencapai puncaknya.

Alasannya sederhana, mengejar perhatian pembaca. Dalam praktik media cyber, saat ini, traffic adalah dewanya. Berita harus mampu memancing jutaan klik.

Padahal, peace journalism mengajarkan jurnalis harus hadir saat konflik mulai terdeteksi. Liputan tidak hanya melihat persoalan di permukaan, tetapi jurnalis dituntut mencari tahu akar persoalannya.

Baca Juga:   Mobdin Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Terjungkal di Lintas Pakning, Sunyi yang Menggema di Balik Kecepatan

Ini tentu butuh keterampilan dan pengetahuan yang luas. Memahami konflik sampai ke akar-akarnya bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan kapasitas seorang jurnalis yang tidak hanya sekedar tahu menulis talking news.

Disamping itu, jurnalis yang meliput isu konflik juga harus didukung dengan resource yang mumpuni. Dia tak mesti bekerja sendiri, Menciptakan jejaring adalah hal yang paling utama.

Pagar utama dalam liputan konflik yang berorientasi pada solusi dan semangat toleransi keberagaman tentu adalah kode etik jurnalis.

Memahami kode etik adalah sebuah sikap rendah hati dari seorang jurnalis. Dia akan terhindar dari jumawa dan tahu diri bahwa dia bekerja demi kepentingan publik bukan untuk dirinya sendiri atau kelompoknya. Apapun yang dihadapi di lapangan saat liputan, semuanya harus diuji dengan kode etik itu.

Namun, ada satu hal yang penting bagi seorang jurnalis saat terjebak dalam dilema, apakah sebuah berita yang patut ditayangkan atau tidak, hati nurani. Dia bisa bertanya pada nuraninya, apakah berita yang akan ditulisnya berguna bagi publik atau tidak.

Baca Juga:   Etika yang Tergerus: Polemik “Media Sampah” dan Riuhnya Amplifikasi Digital

Hati nurani akan menjadi benteng terakhir kala semua regulasi, pagar dan etika tidak bisa memberi jalan keluar. Jurnalis patut menguji hati nuraninya. Tentu hati nurani yang murni, yang tidak terdistorsi.

Mencapai titik itu tentu butuh pengalaman spritual, butuh hati yang bersih dalam menilai ketidakberpihakan komunal. Jurnalis memang tidak bisa independen sepenuhnya. Dia harus berpihak. Berpihak pada kebenaran dan kepentingan publik. Berpihak pada kebenaran hanya bisa dicapai jika jurnalis memahami apa itu humanisme.

Dilihat dari sisi doktrin, humanisme adalah doktrin universal yang cakupannya mencapai seluruh etnisitas manusia. Humanisme adalah jalan keluar saat berhadapan dengan sistem-sistem etika tradisional yang bersifat komunal.

Pemahaman terhadap paham humanisme semestinya menjadi landasan bagi jurnalis saat meliput isu keberagaman. Dengan memahami humanisme yang benar pada akhirnya akan menghasilkan reportase yang mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya kehidupan yang lebih baik, berdasarkan asas perikemanusiaan dan pengabdian terhadap kepentingan sesama umat manusia.

Menjadi jurnalis itu gampang, tetapi menjadi humanis itu yang perlu pembelajaran.

Tags: HumanisJurnalisOpiniriau24jam
Post Selanjutnya

PHR Adopsi Teknologi VR di Lingkungan Metaverse untuk Peningkatan Keselamatan

Dandim 0303/Bengkalis Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Desa Kesumbo Ampai

Dandim 0303/Bengkalis Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Desa Kesumbo Ampai

Kolom Komentar post

Sosial Media

  • 3.9k Fans
  • 199 Subscribers

BeritaTerbaru

Etika yang Tergerus: Polemik “Media Sampah” dan Riuhnya Amplifikasi Digital

Etika yang Tergerus: Polemik “Media Sampah” dan Riuhnya Amplifikasi Digital

1 April 2026
46
Satresnarkoba Bengkalis Bekuk 3 Pelaku, Satu Honorer PU Tersandung Sabu

Satresnarkoba Bengkalis Bekuk 3 Pelaku, Satu Honorer PU Tersandung Sabu

1 April 2026
144
Mobdin Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Terjungkal di Lintas Pakning, Sunyi yang Menggema di Balik Kecepatan

Kasatlantas, AKP Shandra: Micro Sleep Picu Tabrakan Innova dan Fortuner di Lintas Pakning

31 Maret 2026
262
Foto: Ilustrasi/r24j

“Media Sampah” dan Paradoks Kekuasaan di Ruang Publik

31 Maret 2026
101
kitty core gangbang LetMeJerk tracer 3d porn jessica collins hot LetMeJerk katie cummings joi simply mindy walkthrough LetMeJerk german streets porn pornvideoshub LetMeJerk backroom casting couch lilly deutsche granny sau LetMeJerk latex lucy anal yudi pineda nackt LetMeJerk xshare con nicki minaj hentai LetMeJerk android 21 r34 hentaihaen LetMeJerk emily ratajkowski sex scene milapro1 LetMeJerk emy coligado nude isabella stuffer31 LetMeJerk widowmaker cosplay porn uncharted elena porn LetMeJerk sadkitcat nudes gay torrent ru LetMeJerk titless teen arlena afrodita LetMeJerk kether donohue nude sissy incest LetMeJerk jiggly girls league of legends leeanna vamp nude LetMeJerk fire emblem lucina nackt jessica nigri ass LetMeJerk sasha grey biqle
RIAU24JAM.COM

Dapatkan informasi terkini seputar Riau, Nasional dan Dunia di riau24jam.com - Berita dalam genggaman

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2021 RIAU24JAM - Bagian dari PT Karya Bangun Siberkom

Tidak ada hasil
Lihat seluruh hasil
  • Home
  • Riau24jam
  • Lifestyle
  • Review
  • Entertainment
  • DPRD Bengkalis

© 2021 RIAU24JAM - Bagian dari PT Karya Bangun Siberkom

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In