DURI, RIAU24JAM.COM – Kepemimpinan Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menunjukkan arah yang tegas dan terukur dalam menekan peredaran narkotika serta berbagai tindak kriminal di wilayah hukumnya. Sejak menjabat, intensitas penindakan meningkat signifikan, menyasar spektrum pelaku kejahatan dari level bawah hingga jaringan terorganisir.
Langkah progresif tersebut tidak hanya berdampak pada penegakan hukum, tetapi juga membentuk ulang lanskap keamanan di tengah masyarakat. Ruang gerak pelaku kejahatan kian menyempit, seiring konsistensi aparat dalam melakukan operasi dan penindakan tanpa kompromi.
Apresiasi datang dari berbagai kalangan, salah satunya tokoh masyarakat Duri sekaligus Pengacara senior, Irwan Mawardi, SH, MH. Ia menilai kepemimpinan AKBP Fahrian Saleh Siregar menjadi faktor determinan dalam menciptakan efek gentar bagi pelaku kejahatan.
“Ketegasan Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian dalam memberantas narkotika benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak ada toleransi, semua ditindak tanpa pandang bulu. Ini bukti nyata negara hadir melindungi warganya,” tegas Irwan yang akrab disapa Iwan Majo, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, indikator keberhasilan tersebut tercermin dari meningkatnya rasa aman di lingkungan masyarakat. Wilayah yang sebelumnya dikategorikan rawan kini berangsur kondusif, memberi ruang bagi aktivitas sosial yang lebih sehat dan produktif.
“Situasi sekarang jauh lebih terkendali. Masyarakat merasa aman, anak-anak bisa beraktivitas tanpa rasa takut, dan orang tua tidak lagi dibayangi kekhawatiran terhadap ancaman narkoba. Kami berharap konsistensi ini terus dijaga,” ujarnya.
Lebih jauh, Irwan menekankan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga stabilitas keamanan. Ia mengingatkan bahwa kamtibmas bukan semata tanggung jawab aparat, melainkan hasil dari kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.
“Keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Sinergi harus terus diperkuat agar Bengkalis benar-benar steril dari narkotika dan tindak kriminal,” tutupnya.
Upaya sistematis yang dilakukan Polres Bengkalis ini tidak hanya menjadi tolak ukur kinerja penegakan hukum di daerah, tetapi juga mengirim pesan kuat: tidak ada ruang bagi kejahatan untuk tumbuh di wilayah yang dijaga dengan ketegasan dan konsistensi.(*)








Kolom Komentar post