Riau24jam.com – Dalam hidup, kita tak selalu tahu ke mana arah angin akan membawa. Kadang tenang, kadang menerjang. Kadang hidup terasa ringan, di lain waktu terasa seperti beban tak kasat mata yang sulit dijelaskan. Tapi, di antara segala ketidakpastian itu, ada satu hal yang selalu membuat langkah terasa lebih pasti: hadirnya kamu.
Cinta, ternyata, bukan soal kata manis atau janji-janji yang diucap pada malam yang sunyi. Ia tumbuh dari hal-hal kecil dari tatapan yang mengerti, dari genggaman yang tak pernah lepas, dari diam yang terasa cukup karena kehadiranmu sendiri sudah menjadi bahasa yang paling utuh.
Kasih sayang pun tidak selalu berbentuk pelukan atau ucapan “aku sayang kamu.” Kadang ia hadir dalam bentuk perhatian yang diam-diam, dalam sabar yang tidak ditunjukkan, dalam doamu yang tak pernah kau ceritakan.
Aku belajar, bahwa cinta yang dewasa tak lagi menuntut untuk dimengerti setiap saat, tapi memilih untuk mengerti bahkan ketika tidak dipahami. Dan kasih sayang sejati bukan tentang selalu bersama, melainkan menjadi rumah tempat pulang yang selalu tenang, walau badai di luar tak kunjung reda.
Hidup memang tidak selalu adil. Tapi keberadaanmu membuat semuanya terasa lebih mudah dijalani. Kamu mungkin tidak menyadarinya, tapi caramu mencinta telah menyelamatkanku dalam banyak hal yang tidak pernah kamu tahu.
Terima kasih, karena telah hadir.
Terima kasih, karena tetap tinggal.
Terima kasih, karena menjadi bagian dari hidupku yang kadang berantakan, tapi kini terasa lebih utuh.
Aku hanya ingin kamu tahu satu hal: Aku sangat bahagia, karena mencintaimu dengan penuh makna, dan menyayangimu dalam cara yang paling manusiawi.
(rb)








Kolom Komentar post