DURI, RIAU24JAM.COM – Terkait pemberitaan dimedia Online Riau24jam.com atas terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Jalan Tegar antara Mobil jenis Mitshubishi Colt Diesel Nomor Polisi BM 9679 DF dengan Compactor yang diterbitkan Pada hari Minggu (20/4/2024) kemarin pihak PT Vadhana Internasional memberikan klarifikasi atau hak jawab.
Irvandri Permana Operator Compactor PT Vadhana menyebutkan, bahwa pada saat kejadian tersebut melakukan perjalanan berangkat dari lokasi Aman #13 menuju sobek mainroad. Sekitar Jam 14:50 equipment compactor yang dioperasikan oleh dirinya sendiri, lalu ditabrak oleh kendaraan umum yang datang dari belakang dengan kecepatan tinggi, dikarenakan rem truck sawit tersebut blong.
“Setelah itu, Sekitar pukul 15:20 saya dibawa kerumah sakit oleh PHR dan Management PT Vadhana untuk tindakan medis. Namun sebelum itu sempat membantu swamper Mobil Colt Diesel tersebut yang terjepit, kondisinya pada saat itu belum meninggal dunia,” kata Irvandri Permana, Senin (21/4/2025).
Muswandi sebagai salah satu pihak Management PT Vadhana juga mengatakan, pihak perusahaan juga sudah datang ke RSUD Mandau, Humas dan Operation dari perusahaan kita untuk melihat swamper mobil Colt Diesel yang meninggal tersebut dan ikut melepaskan jenazah menuju ke rumahnya.
Ia juga menambahkan, kami perusahaan awalnya ingin menyelesaikan kejadian tersebut dengan cara baik lah dan mengundang ke Kantor namun pihak keluarga maunya diselesaikan secara hukum.
“Kami tentunya mengikuti kemauan pihak Keluarga untuk menyelesaikan kejadian tersebut secara hukum, ini juga bukan membela dari kami pihak Perusahaan, jika ada sebuah Mobil yang hilang kendali menabrak sebuah rumah dan mengakibatkan salah satu penumpang meninggal dunia, tidak mungkin pemilik rumah disalahkan,” terangnya.
Semenatara itu, Kasat Lantas Polres Bengkalis melalui Kanit Gakkum Ipda DS Ginting saat dikonfirmasi membenarkan ada Lakalantas tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.
“Kita dari Satlantas Polres Bengkalis saat ini masih melakukan penyelidikan kronologi kecelakaan tersebut. Untuk laporannya sudah kita input,” ucap Kanit juga menunggu tidak lanjut penyelesaian dari kedua belah pihak yang terlibat laka.
Kemudian, diutarakannya, Kejadian tersebut juga tidak bisa dikatakan sebagai Laka tunggal karena ada didapati lawan juga disana, namun intinya kami saat ini masih mendalami atau penyelidikan lebih lanjut.
“Kalau ada penyelesaian secara kekeluargaan tentunya lebih bagus dan perkara ini tentunya tidak perlu dilanjutkan proses hukumnya, namun untuk sementara kami dari pihak Kepolisian masih melanjutkan proses penyidikan,” tandasnya.***








Kolom Komentar post